Sembagi Arutala 2
Ada beberapa pantangan pernikahan menurut Primbon Jawa yang telah dilewati Windy dan Jibran.
Mulai dari perhitungan weton. mencocokkan hari lahir, kedudukan anak ke berapa, melihat arah
rumah keduanya, dan masih banyak lainnya. Dari semuanya, ada satu yang mereka langgar. "Arah rumah kalian ngalor ngulon." ucap Eyang Kakung kala itu. Kendati demikian, Jibran dan Windy tetap diberikan restu untuk menikah dan menjalin
rumah tangga. Pasangan muda itu tidak percaya mitos yang ada dan terbukti selama hampir
lima tahun pernikahan, tidak ada hal buruk yang menerjang mereka. Namun, suatu ketika ada hal yang mencoba merusak keharmonisan. Bayang bayang mengenai
arti buruk dari 'ngalor ngulon' yang mereka dapatkan mampu mengusik perasaan. Jibran dan
Windy mencoba untuk tetap bertahan. Namun, apakah mereka benar- benar tetap berada di satu tujuan? "Mas berharap kita bisa tetap bertahan untuk anak anak. Dek."
KETERANGAN BUKU:
Judul: Sembagi Arutala 2
Penulis: Arinann_
Jumlah Halaman: 220 halaman
Ukuran: 14x20 cm
