SARUNG UNTUK DION
“Ihsan, bagaimana ini? Harus ada yang melapor ke orang kampung!” teriak Ello.
“Aca ...! Aca ...!” Ihsan dan Ello berteriak.
“Ron, sebelah sana!” Dion menunjuk air sungai yang tampak lebih dalam.
Angin bertiup kencang. Udara terasa kian dingin. Dengan tubuh menggigil mereka berusaha berjalan menuju saung Pak Tani. Aca sudah bisa berdiri. Dia dipapah oleh Roni dan Ello. Saat jalan berundak, Aca ditarik oleh Ihsan. Agak tersendat mereka berjalan karena Aca masih limbung. Namun, sampai juga mereka di saung yang dituju.
Petikan cerita itu akan kalian baca di dalam buku ini. Buku Sarung Untuk Dion bercerita tentang keseruan Dion berlibur di desa neneknya. Dion yang setiap hari mengaji hanya berdua bersama guru privatenya kini pergi mengaji bersama teman-teman baru selama liburan di desa neneknya itu. Banyak kisah-kisah dan pengalaman baru yang dialami Dion. Berenang di sungai yang menghanyutkan temannya, tersesat di hutan bersama saudaranya, dan cerita Kakek tentang misteri anjing melolong di desa yang ditinggalinya itu. Serta cerita-cerita lain yang tak kalah seru.
Bagaimana kisah Dion selengkapnya bersama empat teman barunya itu?
Yuk, koleksi bukunya dan ikuti terus cerita seru di dalamnya. Kalian akan diajak berpetualang bersama Dion, menyusuri hal-hal baru.
Judul:
SARUNG UNTUK DION
Penulis:
Wulan Ratnaningrum
Ukuran: 14x20 cm
Jumlah halaman: 90
