Maju Mundur Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Di Indonesia (Antara Kebutuhan Empirik Dan Tuntutan Regulasi )
Pemeritah Indonesia sangat positif merespon perkembangan dunia yang hampir semua negara membuka diri terhadap globalisasi, karena interdependensi yang sangat kuat, tidak hanya dalam aspek perdagangan tapi juga dalam aspek layanan jasa dan pendidikan. Mempertimbangkan sangat kuatnya interdependensi antar satu negara dengan yang lainnya, dalam rangka memenuhi kebutuhan modrnisme kehidupan profesi dan sosial, maka sepuluh kepala negara ASEAN telah bersepakat dalam KTT ke-9 tanggal 7 dan 8 Oktober tahun 2003, yang populer dengan Bali Concord II, untuk menandatangani pakta kerjasama yang menegaskan tentang kebebasan perdagangan dan layanan jasa, di sepuluh negara ASEAN, sehingga negara-negara tersebut hampir tidak memiliki batas teritorial kenegaraan dalam interkoneksi bisnis dan sosial. Sejak saat itulah sepuluh negara ASEAN menjadi one single country, di bawah panji Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Antisipasi terhadap perkembangan tersebut Undang-undang Sisdiknas no, 20 tahun 2003, langsung meregulasi, dengan pernyataan yang tertuang pada ayat 3 pasal 50, bahwa "Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional". Ayat ini didedikasikan untuk anak-anak bangsa yang secara sosio-psikologis merasa tertantang untuk menjadi bagian dari masyarakat global. Sikap tersebut realistik, karena prediksi BPS, tahun 2045, Indonesia akan memiliki jumlah penduduk usia produktif terbesar di ASEAN, yakni kurang lebih akan memiliki 226 juta jiwa berusia 15-65 tahun, sementara formasi lapangan pekerjaan lokal hanya tersedia 145 juta fomasi, termasuk TNI-POLRI dan ASN. Dengan demikian, kurang lebuh 81 juta jiwa harus bekerja di luar negeri, mungkin di ASEAN dan/atau di negara-negara Asia Pacific. Kerjasama multilateral 21 negara ini, telah dibangun di bawah kerjasama APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) pada tahun 1994 yang dimulai dalam pertemuan Bogor, dan menghasilkan kesepakatan Bogor Goals, dimulai tahun 2010 untuk ekonomi industri, dan tahun 2020 untuk ekonomi berkembang.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Maju Mundur Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Di Indonesia (Antara Kebutuhan Empirik Dan Tuntutan Regulasi )
Penulis: Uun Purnasih, S.Ag., S.Pd., M.Pd, dkk.
Jumlah Halaman: 282 Halaman
Ukuran: 14x20 cm
