Justivia
Katakanlah aku harus move on dari segala kekusutan ini… Maka akan kukatakan,
“Andai dapat mengulang waktu, aku tak ingin mengenalmu, Justin.”
Kenyataan adalah sebuah lukisan besar yang kadang tak dapat dimengerti alirannya. Kadang sebuah sketsa hitam putih lebih berharga daripada apa pun karena ada momen tertempel di situ.
Kisah ini tentang Justin, dimulai saat ia berusia awal 20-an, labil, terperangkap dalam zona nyaman yang diciptakan keluarganya, dan kurang percaya diri walau berprestasi di cabang olahraga futsal.
Juga tentang Via, yang dimulai saat ia berusia 35 tahun, single, masih memendam trauma hubungan masa lalu, dan merupakan potret seorang yatim piatu yang mandiri walau dibesarkan dari sebuah panti asuhan. Mereka bertemu, berbenturan dengan banyak permasalahan, namun mengantar mereka menjadi pribadi yang lebih baik.
Maka bila kisah ini begitu masif, pahamilah karena di sini Justivia menemukan identitas dan mimpi masing-masing lewat hempasan, ayunan, dan belitan cerita kehidupan.
Mungkin kamu juga begitu.
Happy reading…
Nyata senyata-nyatanya, juga halu sehulu-hulunya.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Justivia
Penulis: Sari Atsumi
Jumlah Halaman: 341 halaman
Ukuran: 14x20 cm
