Diglosia: Gramatika Bahasa Indonesia untuk Gen Z (dan Siapa pun yang Suka Belajar Bahasa)
Bahasa itu enggak mudah, apalagi mempelajarinya. Begitu juga dengan bahasa Indonesia. Entah orang mau bilang bahasa kita itu gampang, bahkan — ada yang bilang — miskin kosakata, begitu dipelajari secara serius, ternyata enggak sesederhana itu. Ada banyak aturan yang bikin kita bertanya-tanya: kok begini, kenapa enggak begitu? Kenapa bentuk ini baku, sementara yang lain (yang rasa-rasanya) lebih umum justru enggak baku.
Masalahnya, kebanyakan buku tata bahasa atau buku linguistik (yang bisa menjawab rasa penasaran kita) dibuat superserius dengan bahasa akademis yang akhirnya bikin orang awam makin pusing memahami bahasa. Padahal, kebanyakan orang cuma mau sesuatu yang praktis, sesuatu yang gampang dimengerti, sesuatu yang bisa dijadikan pegangan untuk kebutuhan berbahasa sehari-hari, tanpa perlu pusing dengan segepok aturan dan teori.
Berbekal konten-konten kebahasaan yang saya bagikan di X dan Instagram sejak 2019 (yang saya ramu dari banyak referensi), buku ini saya susun supaya orang awam bisa memahami bahasa Indonesia dengan lebih mudah. Aturan dan teori memang enggak selalu bisa disampingkan, tapi pasti bisa disampaikan dengan lebih sederhana, dengan bahasa sehari-hari, kayak kita ngobrol sama teman.
Makanya, buku ini dibuat dengan gaya bahasa yang santai, bahasa tutur, alih-alih bahasa buku teks. Selain itu, buku ini pun memuat lebih dari 1.000 contoh kalimat, menunjukkan gimana ketika suatu aturan diterapkan dalam bahasa tulis. Prinsipnya, bahasa memang rumit, tapi kita toh enggak mesti pusing mempelajarinya. Dengan demikian, mudahan-mudahan kelak kita lebih senang dan bangga ngindonesia.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Diglosia: Gramatika Bahasa Indonesia untuk Gen Z (dan Siapa pun yang Suka Belajar Bahasa)
Penulis: Fauzan Al-Rasyid
Jumlah Halaman: 499 halaman
Ukuran: 14x20 cm
