Di Balik Ratusan KM/H
Pernah ngak si ada di satu fase dimana ngerasa ilang aja. Empty, nihil, apalagi ya kata kata
yang bisa di deskripsikan? Mau coba ngobrol, tapi kerasa ngak nyambung gitu aja.
Ibarat lagi telfonan tapi suaranya kresek-kresek gitu. Entah koneksi yang keputus dengan
hari hari yang dijalani begitu-begitu aja. Atau barangkali ngak capable untu
mendengarkan suaraNya? Berawal mengunjungi keluarga di salah satu kota Jawa Barat, tepatnya di Bandung.
Lalu, hari hari mengikuti aksi kamisan, konser pejalan, pasar gratis, menemani saudara sepupu
menjelang hari lahiran. Ungkapan "lingkungan sekitar dapat mempengaruhi pribadi seseorang",
alhasil mulai merasuki pikiran untuk melanjutkan perjalanan sendiri. Perjalanan darat dari
kampung halaman lalu berlanjut ke destinasi destinasi tanpa terencanakan sebelumnya. Kenyataannya, dari perjalanan sendiri itu ya mau ngobrol sama siapa lagi di jalan kalau bukan
sama Beliau? Siapa lagi teman buat ngobrol kalau bukan Beliau? Takut ada apa-apa,
curhatnya pasti balik-balik ke Beliau. Ngak kresek-kresek lagi koneksinya.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Di Balik Ratusan KM/H
Penulis: Arib Fadhlurrahman M
Jumlah Halaman: 119 halaman
Ukuran: 14x20 cm
