Denyut Digital
Dari gemuruh teknologi yang berisik, apa yang tersisa dari esensi manusia? Di dunia yang semakin
terkoneksi, manusia sering kehilangan makna. Ketika jari jemari menggelitik tubuh teknologi,
dan rasa empati tersesat dalam deru notifikasi, apa yang membuat manusia tetap manusia? Kerap kejujuran tenggelam dalam lautan hoaks, dan sepasang hati tak kalah bertanya,
"Apakah cinta bertahan saat hati hanya jadi sebuah data?" Hingga motif hilangnya nyawa
bermula dari benda dalam genggaman. Berani membaca? Karena antologi ini bukan hanya potret zaman, tetapi memungkinkan Anda
untuk masuk ke labirin kisah-kisah di persimpangan teknologi dan nurani. Setiap cerita adalah
refleksi tentang bagaimana kita bertahan atau kalah di era digital.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Denyut Digital
Penulis: Apris Wila Sari, dkk
Jumlah Halaman: 260 halaman
Ukuran: 14x20 cm
