CUKUP (Menghargai Kata Rindu)
Petaka itu datang ketika keluarga Nabastala sedang berada pada puncak kejayaan. Darah mengucur deras saat kepala Ayah Salsa terpenggal. Nafas pun terhenti saat leher Bunda terikat kain yang menjuntai. Tragedi itu membuat Salsa jadi sebatangkara. Hidupnya dituntut untuk bertahan dalam kesendirian.
Teror dan ancaman selalu berdampingan dengannya. Sehingga trauma itu dia bawa hingga dewasa.
Sialnya dia bertemu laki-laki yang banyak menorehkan luka yang teramat dalam. Laki-laki yang membencinya tanpa alasan, namun seenaknya masuk dalam kehidupannya. Dia adalah Dion, suami yang menikahinya tanpa permisi, Suami yang merebutnya dari orang yang dia cintai, dan suami yang tidak pernah menganggapnya sebagai istri. Sampai pada titik Salsa menyerah. Ingin menghilang dari hidupnya, dan saat itu juga Dion mulai bergantung padanya. Laki-laki yang membencinya telah berubah menjadi sosok yang begitu posesif padanya.
Salsa mengira penderitaannya telah berakhir. Ternyata dia salah. Dia melihat suaminya bercinta dengan wanita lain, SCANDAL? entahlah..
3 tahun sudah mereka tidak saling bertemu, rasa rindu yang membelenggu tidak dapat Dion tahan lagi. Dia begitu rindu istrinya yang selama ini dia benci.
Sedangkan di tempat lain, Salsa sibuk dengan bisnis barunya dan dia sedang berusaha mencari keadilan atas pembunuhan kedua orangtuanya.
___________
KETERANGAN BUKU:
Judul: CUKUP (Menghargai Kata Rindu)
Penulis: Imanudha Fara Ramadhani
Ukuran: 14x20 cm
Jumlah Halaman: 432 hal
