Apa yang membuat kamu takut gagal menjadi penulis?
1. Malas membaca
Menulis dan membaca akan saling berhubungan erat. Dengan banyak membaca. kamu bisa menyelesaikan tulisanmu lebih mudah. Dengan banyak membaca juga kamu akan menemukan ide-ide baru yang akan berkesan dengan sendirinya. Tanpa membaca, kamu akan kesulian melanjutkan nashkanmu. Dan akhirnya yang ada sebutan "writer's block".
2. Malas menulis
Parah banget kalau sampai ada orang yang bermimpi menjadi penulis. tapi tidak mau latihan menulis alias malas-malasan action! Bagaimana bisa kamu mencapai impian itu kalau kamu tidak mau melakukannya?
Penulis itu kerjanya menulis, Abaikan jika tulisan kamu masih kurang sempurna, itu bukan masalah. Yang paling penting kamu harus bisa menyelesaikan tulisanmu. selain itu, pastikan setiap hari kamu luangkan waktu untuk menulis. meskipun hanya satu sampai dua halaman saja. itu sudah lebih dari cukup. dalam sebulan naskah kamu sudah setebal 30-60 halaman. keren'kan?
3. Tidak percaya diri dengan karyanya
kenapa sih, kamu harus minder dengan tulisan kamu sendiri? Wajarlah jika tulisan kamu belum sebagus makassar. kamu baru saja memulai, maka tunjukkan hasil kepada orang lain,sahabat, saudara, bahkan orang tua kamu.
Biarkan mereka menilai. Sedangkan kamu tugasnya hanya menulis dan menyelesaikan nashkah. jika baru menulis satu halaman kamu sudah buru-buru mindir dan menghapusnya. lantas kapan naskah kamu akan selesai?
Percayalah, semua itu butuh proses butuh waktu dan juga latihan untuk menyempurnakannya?
4. Tidak mau menikmati proses
Tahukah kamu, untuk menerbitkan sebuah buku, penulis yang saat ini sudah tenar dan kamu kenal ternyata dulunya juga pernah ditolak oleh penerbit?
bahkan tidak hanya cukup sekali, bisa belasan kali lho, lalu apa kabar dengan kamu yang tidak sabaran melewati proses itu?
untuk merangkak dan berjalan, seorang bayi butuh latihan mengangkat kepalana dulu, kemudian dia berlataih satu demi satu lahapan sehingga akhirnya bisa berlarian ke sana kemari dengan lincahnya. begitu juga dengan kamu, Bersabarlah bisa jadi impianmu akan terwujud satu langkah lagi di depan kamu. jika kamu berhenti bukankah sangat di sayangkan?
5. Takut ditolak
Penulis takut ditolak penerbit?Sebaiknya kamu urungkan niat kamu jadi penulis. Sebab, saat kamu berani mengirimkan naskah kepada penerbit, dua kemungkinan sudah pasti akan kamu terima. Antara diterima atau ditolak. Keduanya menjadi risiko yang harus kamu tanggung. lalu kenaoa harus takut ditolak?
Bukan berarti naskah kamu buruk, akan tetapi ada kesempatan waktu lah agar naskahmu dipinang penerbit. Jadi, terus perbaiki sampai editor tidak punya alasan untuk menolak nashkah kamu simple'kan?
