Jangan Jatuh Cinta

jangan Jatuh cinta1 jangan Jatuh Cinta

Rp89.000
"Hei?" Gaza menggebrak meja.

"Apa? Sebentar, aku baru berpikir!" Azwa menggertak pria itu sebal.

"Oh, baiklah." Gaza melipat tangan di depan dada. "Namamu Azwa?"

"Iya, kenapa?"

"Nama yang bagus, tapi sayang, orangnya galak."

Azwa memutar bola mata malas. "Galak dan tegas itu beda."

"Terserahla! Kenapa kamu selalu menunduk dan menghindari kontak mata dengan lawan bicaramu? Itu tidak sopan, Nona."

Azwa menghela napasnya. "Ini namanya 'gadhul bashar'."

"Apa lagi itu? Kenapa bahasamu sangat aneh seperti itu?" Gaza menatap heran gadis berjilbab hitam di hadapannya. "Eh, tunggu ... jangan dijawab. Aku akan mencarinya sendiri nanti lewat ponsel."

"Apa agamamu?"

"Agamaku?" tanya Gaza bingung.

Azwa mengangguk. Gaza merogoh saku, mengambil dompet dan membukanya. Mengeluarkan benda tipis berwarna biru muda. "Di sini tertulis islam.",

Azwa terbelalak, dia sungguh heran dengan pria di hadapannya ini, ada orang yang bingung dengan agamanya sendiri. "Islam KTP?" tanya Azwa bingung.

"Ya, di KTP tertulis Islam." Ia kembali memasukkan benda itu ke dalam dompet dan menyimpannya lagi ke saku celana.