Kenapa Harus Malu

Kenapa Harus Malu Kenapa Harus Malu gambar produk 3

Rp55.000
Novel Kenapa Harus Malu? agaknya adalah sebuah kisah terjahit rapi dengan kehidupan kemiskinan yang tidak tergadai. Betapa kepedihan hidup bergelayut pada sang tokoh, namun ada kemuliaan yang melekat pada diri. Keseharian boleh akrab dengan rasa lapar, akan tetapi meminta-minta bukan sebuah jalan yang ditempuh. Lebih dari itu, rasa kasihan orang, bukan momentum yang dimanfaatkan. Rasa iba teman dekat dan keluargany tidak dijadikan komoditi untuk mendapatkan bantuan.

Kesan di atas muncul saat membaca novel yang dibidani oleh Penulis yang betah hidup di pedesaan ini. Kemiskinan dijadikan gagasan karya, tetapi tidak mengumpan banjir air mata. Kesengsaraan demi kesengsaraan hidup dirangkai layaknya orang yang tidak beruntung secara ekonomi. Laksana pahitnya hidup tokoh mendapatkan sepasang sepatu baru, tapi toh dia adalah remaja yang bisa tersenyum pada semua orang kendati alas kakinya sudah mengangga. Dialog dan keheningan percakapan diramu sedemikian rupa. Akhirnya, kita tahu kemiskinan bukan untuk diratapi dan ditangisi, tetapi sebuah keadaan yang mesti dijalani secara bermartabat.