Google+ Followers

Rabu, 05 September 2018

Menyelinap ke Masa Lalu, wrote by Little Eye

 
Buku bacaan. Aku mengenal buku bacaan sejak kecil, sejak belum sekolah. Buku pertama yang aku baca adalah buku yang besarnya sama seperti KTP. Tipis. Hanya 24 halaman. Harganya murah meriah, cuma lima ratus rupiah. Isi buku itu merupakan sekumpulan lagu anak-anak yang hits pada zamannya. Seperti bintang kecil, tikus makan sabun, bintang kejora, abang tukang bakso, dan lain-lain. Buku itu kubeli di mamang jualan mainan anak.

Semakin bertambahnya umur, kecintaan terhadap buku semakin menyeruak. Meskipun pada waktu itu aku masih berumur 5 tahun, belum pandai menulis, dari membaca--dari huruf-huruf yang diperkenalkan bibi, aku mengerti, bahwasannya dengan mengenal huruf, aku dapat membaca, dapat mengenal dunia dari membaca.

5 tahun sudah mengenal huruf ? Ya, meskipun tidak mengenyam pendidikan di Taman Kanak-kanak, bibi mengajarkanku banyak hal. Mulai dari membaca, menghitung, melipat kertas, menggambar, dan bermain permainan sederhana, bermain petak umpet misalnya. Mungkin istilah zaman sekarang menyebutnya "Homeschooling".

Jika membuka lembaran lama, rasanya ingin kembali masa kecil. Masa yang paling dirindukan dalam sejarah hidupku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI