Google+ Followers

Senin, 10 Oktober 2016

Jejak Tersapu Angin

Jejak Tersapu Angin

Yulia Wulandari, dkk

Yulia Wulandari

Telah tercuri dari waktu
Kehangatan dan kasih sayang keluarga
Bahagia seperti berlari meninggalkannya terburu-buru
Menorehkan kenangan pahit di lembaran hidupnya

Bersama tapi sepi
Tertawa tapi menangis
Banyak air di pelupuk matamu
Kau berusaha memeluk kesedihanmu
Sendirian

Hampa jejakmu tersapu angin
Jeritmu hilang dimakan debur ombak keserakahan
Berburu harta telah membutakan hati
Kehangatan keluarga tergadai sebagai ganti

Tuhan yang Mahakuasa
Tunjukkan cahaya bintang sebagai kompas hidupnya
Agar bahagia menemaninya

Bengkulu, 14 Juli 2016

(Herman Suryadi, S.Pd., M.Pd., Editor, Pendidik dan Sastrawan Bengkulu)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI