Google+ Followers

Kamis, 23 Juni 2016

Pelangi Hidupku

 
Antologi Puisi Pelangi Hidupku Karya Edi Suhanda


Buku antologi 111 puisi karya Edi Suhanda ini merupakan antologi puisi tunggal perdananya. Sebelumnya, beliau telah bergabung dalam penerbitan antologi bersama yaitu Suara Kalbu, Ketupek Bengkulu, Gerhana Matahari di Langit Fort Marlborough, dan Si Kakak Tua.
 
Sebagai karya perdana tentunya diakui masih terdapat beberapa kekakuan dalam menuliskan larik-larik puisi. Misalnya dalam aspek metafora dan diksi, dirasakan pada puisi-puisi beliau masih begitu terang maknanya atau pemilihan makna konotasi  belum beragam. Namun semangat optimisnya untuk bergairah menuliskan semua kabar dan peristiwa yang dilihatnya lalu dituliskan ke dalam puisi, patut diapresiasi. Meski masih baru, Edi Suhanda dalam menulis puisi memilih fokus pada kedudukan rima di ujung larik puisi. Pada aspek tipografi, puisi beliau nyaris seragam.
Tema puisi masih beragam. Edi jeli mencatat segala peristiwa alam, situasi negeri ini, dan kejadian yang pernah ada. Seakan puisinya juga menjadi catatan sejarah yang lengkap dengan data, angka, dan nama peristiwa. Mungkin inilah awal dari motivasi beliau menulis puisi. Seperti yang beliau tulis pada kata pengantar buku ini, Antologi Puisi Pelangi Hidupku adalah karya perdana yang berisi tentang pesan moral dan ragam rasa kehidupan.

Pelangi Hidupku mempunyai dua pengertian. Arti pertama pelangi hidupku adalah keluarga (anak, isteri, orang tua, dan teman) yang memberi, menghiasi, dan memayungi keindahan dalam kehidupanku. Arti kedua pelangi hidupku adalah rasa (syukur, semangat, bahagia, keluhan, dan harapan) yang pernah dirasa dalam menjalani kehidupan.
- Herman Suryadi, S.Pd., M.Pd. -
Editor, Pendidik, dan Sastrawan Bengkulu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI