Google+ Followers

Jumat, 18 Maret 2016

Gending Pembawa Kabar (Kumcer Budaya)

Gending Pembawa Kabar
(Kumcer Budaya)


Dimensi : 13 x 19 cm; vi +154 Halaman
Terbitan : LovRinz Publishing, Maret 2015
ISBN : 978-602-72035-8-7






Badai tak juga reda. Di luar, gumpalan awan masih sangat pekat. Bahkan lebih pekat. Hujan turun deras, membuat kuyup desa yang sebelumnya tenang. Sayup-sayup suara gending mengiring aroma bebunga yang secara tiba-tiba menyeruak, mengungkung seluruh desa makin mencekam.
(Gending pembawa kabar_Nurie Amaya)

Beberapa lelaki berbadan tegap memakai ikat kepala merah dengan tombak di tangan, mengejar kami. Sekuat tenaga aku berlari. Tapi salah satu dari lelaki itu berhasil menarik kerah jaket belakangku. Aku terjengkang, membawa Arya jatuh ke tanah.
(Aroma Kaboa_Aryanna Salma)

"Kemayoran banyak jawaranye, bueh nangka bertabur sirih Nih perawan bukan sembarang perawan, mang lu siapa berani kemarih? Enak aje luh, dateng-dateng tinggal metik. Adepin dulu nih, jawara palang pintu" (Dermaga Roti Buaya_Anggarani Ahliah Citra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI