Google+ Followers

Kamis, 02 Juli 2015

Teknik Yang Digunakan Untuk Berpikir optimis


Teknik Sugesti
Pikiran bawah sadar tidak dapat membedakan imajinasi dan kenyataan. Ia tidak memiliki mekanisme untuk membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Jika anda sedang bermimpi dikejar-kejar oleh sesuatu, dalam mimpi anda benar-benar melarikan diri dan adrenalin anda mengalir begitu deras. Jantung anda berdenyut dengan sangat cepat. Tetapi apa yang anda ketahui setelah terbangun dari mimpi anda? Anda akan mengatakan, “Tidak ada apa-apa. Sebenarnya tidak ada sesuatu yang mengejar saya. Ini hanya mimpi.....”.

Inilah mekanisme pikiran sadar anda yang mengetahui bahwa anda sebenarnya sedang bermimpi. Tapi pikiran bawah sadar anda tidak mengetahui bahwa anda sedang bermimpi. Buktinya pikiran bawah sadar anda langsung memerintahkan denyut jantung untuk berdenyut kencang dan adrenalin anda untuk mengalir deras, karena yang pikiran bawah sadar anda rasakan adalah bahwa anda memang sedang dikejar-kejar.

Itulah sebenarnya hal yang paling penting yang bisa dimanfaatkan karena anda dapat mengelabuhi pikiran bawah sadar untuk melakukan hal apa pun yang bermanfaat bagi anda, terutama bila ada pekerjaan yang membosankan yang harus dilakukan. Anda bahkan bisa mengelabuhinya dengan berpikir bahwa pekerjaan itu adalah pekerjaan yang menarik untuk dikerjakan. Hal ini akan sangat bermanfaat jika misalnya anda harus melakukan pekerjaan yang tidak anda sukai sekalipun.

Bahasa yang diperlukan untuk mengelabuhi bawah sadar adalah sugesti. Sugesti ini dapat membangun bahkan merusak diri anda. Jadi, pastikan sugesti yang anda bentuk sudah melalui perhitungan yang matang ketika anda menciptakannya sejak awal. Sekali lagi, sugesti merupakan bahasa pikiran bawah sadar anda.
Karena sugesti adalah bahasa yang dapat dimengerti bawah sadar, maka ada aturan-aturan yang perlu diperhatikan sebelum memberikan sugesti ke dalam pikiran bawah sadar anda:
1. Positif.
2. Kalimat saat ini.
3. Pribadi.
4. Terus menerus.
5. Perasaan atau emosi.


Baca juga :
Teknik Afirmasi
Sikap kita adalah cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang dan merupakan peramal bagi masa depan kita. Kondisi masa lalu, sekarang, dan masa depan kita dapat tercermin dari bagaimana sikap kita sehari-hari. Sikap kita merupakan sahabat yang paling setia, namun juga bisa menjadi musuh yang paling berbahaya. Bagaimana sikap mental kita adalah sebuah pilihan: positif ataukah negatif.

Jika kita seorang yang berpikiran positif, kita pasti mampu menghasilkan sesuatu. Kita akan lebih banyak berkreasi daripada bereaksi. Jelasnya, kita lebih berkonsentrasi untuk berjuang mencapai tujuan-tujuan yang positif daripada terus saja memikirkan hal-hal negatif yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Kehidupan dan kebahagiaan seseorang tidak bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan, maupun latar belakang keluarga. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu.

Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir. Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang.

Dengan bersikap positif bukan berarti telah menjamin tercapainya suatu keberhasilan. Namun, bila sikap kita positif, setidak-tidaknya kita sudah berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil atau tidaknya kita nanti ditentukan oleh apa yang kita lakukan di sepanjang jalan yang kita lalui tersebut.

Meskipun kita memiliki tubuh yang sehat, tetapi jika kita tetap berkata-kata yang negatif bahwa kita tidak mampu, tidak berharga untuk menerima berkat Tuhan dan bahkan mengutuk diri kita bahwa kita layak mendapatkan hukuman karena masa lalu kita, akhirnya kita akan memiliki harga diri yang rendah dan tidak dapat berjalan sesuai dengan gambar yang Tuhan miliki tentang kita.

Apa yang kita isi ke dalam roh dan pikiran kita sangatlah penting karena itu menentukan apa yang keluar dari mulut kita. Jika kita mengisi roh dan pikiran kita dengan pikiran negatif, kita akan mengucapkan hal-hal negatif. Kita harus mengucapkan kata-kata berkat kepada diri kita dan kita akan memakan buah dari kata-kata kita.
Ketika kita mengucapkan kata-kata positif setiap hari, maka kita akan segera melihat gambar diri kita berubah menjadi lebih baik. Kita akan merasa lebih baik, lebih percaya diri, lebih ramah, dan menarik banyak orang yang berpikiran positif kepada kita. Kita juga harus mendengarnya berulang kali.


Baca juga :  
Menghindari pikiran negatif  
Nilai Dasar & Ciri-ciri Berpikir positif 
Teknik berpikir optimis
Cara berpikir positif di tempat kerja 

Sumber : http://www.secapramana.com
Gambar : ihealthtran.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI