Google+ Followers

Rabu, 08 Juli 2015

Percayalah, Hijab Membuatmu Tidak Diganggu

Percayalah, Hijab Membuatmu Tidak Diganggu

Oleh: Yannah Akhras


Coba hitung, dalam satu dasawarsa terakhir, ada berapa kasus pelecehan seksual? Dari kasus-kasus tersebut, sebagian di antaranya dialami wanita berhijab. Betul?

Yap! Fenomena apa ini?

Padahal, jika merujuk pada ayat Allah, seharusnya berhijab membuat kita lebih mudah dikenal sebagai muslimah, dan agar kita tidak diganggu (lihat QS Al-Ahzab ayat 59). Itu yang dijanjikan Allah. Dan bukankah janji Allah itu selalu benar? Lantas mengapa banyak wanita berhijab yang masih diganggu, bahkan sampai dilecehkan?

Bukan ayatnya yang salah jika terjadi hal demikian. Namun hendaknya kita instrospeksi diri. Bisa jadi, ada yang salah dengan hijab kita.


Baca juga Cara Meningkatkan Minat Membaca
                10 Kebiasaan Baik dalam Menulis
                20 Manfaat membaca novel yang mengejutkan
               Cara menulis cerpen dan 7 hal yang harus dihindari

Pertama, sudahkah hijab kita sesuai tuntunan syari'at? Syarat-syarat hijab itu pakaian yang longgar, tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tidak transparan, tidak berwarna mencolok, tidak menyerupai wanita jahiliyyah, dan sederhana. Insyaallah, demikianlah hijab yang disyari'atkan sesuai tuntunan Islam.

Kedua, sudah seharusnya berhijab itu agar kita lebih dikenal sebagai muslimah. Artinya, hijab merupakan identitas wanita dalam Islam. Maka, tujuan berhijab bukan demi mengikuti mode terkini, atau bermewah-mewahan. Niat berhijab adalah mengikuti perintah Allah, bukan yang lain.

Ada sebuah kisah, terjadi di zaman kekhalifahan Mu'tashim Billah. Pada suatu pagi, ada seorang budak muslimah berjalan ke pasar. Di sana, ia diganggu oleh beberapa tentara Romawi. Pakaiannya dililitkan ke paku hingga tersingkap betisnya.

Baca juga tentang Hijab lainnya Hikmah Berhijab 
Hijab (bukan) Parameter Keimanan. 
Aku dan Hijab 1 
  Aku dan Hijab 2 
Katakan Ya, untuk Berhijab 
Percayalah, Hijab Membuatmu Tak Diganggu 

Spontan, muslimah tersebut marah. Hingga ia berteriak memanggil Sang Khalifah. "Ya Mu'tashim! Ya Mu'tashim!"

Seseorang yang mendengar teriakan muslimah itu pun melapor ke khalifahnya. Lantas Mu'tashim Billah dengan serta merta mengirim ribuan pasukannya hingga panjang barisannya hampir mencapai gerbang Kerajaan Ronawi.

Subhanallah!

Sedemikian besar pembelaan khalifah terhadap aurat wanita. Sehingga karenanya, pasukan muslim yang jumlahnya ribuan dikerahkan semuanya.

Itulah salah satu bentuk perwujudan janji Allah sesuai Surat Al-Ahzab ayat 59. Diperintahkan bagi wanita berhijab agar tidak mudah diganggu.

Nah! Jika kita sudah instrospeksi semua, tak ada yang menyalahi syari'at, namun ternyata masih diganggu, bersabarlah. Mungkin Allah sedang menguji keteguhan imanmu. Apakah hijab itu sekadar memenuhi tuntutan fashion, ataukah ia sebenar-benarnya demi menegakkan syari'at.

Wallahu a'lam bish showwab.

1 komentar:

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI