Google+ Followers

Rabu, 08 Juli 2015

Cara mudah menjaga ide menulis tetap tersedia

Menjaga ide menulis tetap tersedia bukanlah hal yang sulit , namun bukan pula hal yang mudah. Jika hanya satu atau lima postingan, menggali ide menulis tidaklah terlalu sulit untuk ditemukan. Namun bagaimana bila artikel dalam blog kamu sudah berjumlah puluhan bahkan ratusan artikel ? Untuk tipe blog yang memiliki topik beragam, kemungkinan hal ini tidaklah terlalu menyulitkan, namun untuk tipe blog yang memiliki topik terbatas, menggali ide menulis cukup menguras isi kepala. Bagaimana tidak ? seluruh artikel hampir semuanya pernah di bahas, bahkan sampai mendetail ke hal hal yang paling kecil sekalipun.

Salah satu penyebab utama seorang blogger mengalami kemunduran dalam kegiatan ngeblognya dimulai dari " Kehabisan Ide Menulis ". Rasa berat, malas, dan kesibukan lain dalam kehidupan pun silih berganti menggerogoti keinginan untuk terus melakukan update postingan. Disaat tersebut, merupakan saat-saat kritis seorang blogger untuk menentukan apakah ia dapat bertahan atau malah mengakhiri kegiatan ngeblognya untuk sementara waktu.

baca juga :


Ide menulis memang banyak bisa dicari, namun ide yang berkaitan dengan topik blog yang sudah kamu rintis sering luput dari ingatan dan rasanya sulit sekali menemukan ide yang diperlukan. Untuk menjaga ide menulis tetap tersedia dan untuk mengantisipasi keadaan tersebut, ada baiknya kamu melakukan beberapa tips dibawah ini .

1. Menjaga ide menulis dengan mengatur jadwal publish artikel


Cukup banyak blogger yang sangat bersemangat di awal memulai hobi ngeblognya. Mereka hampir setiap hari membuat artikel dan langsung menerbitkan artikel tersebut. Tak jarang artikel yang terbit dalam sehari bisa lebih dari satu atau dua buah. Namun, untuk blogger yang mengerjakannya sendiri ( tidak tergabung dalam tim), hal ini dapat menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Selain mempercepat habisnya ide menulis, juga bisa memberikan efek jenuh bagi pembaca blog.

Membuat jadwal publish postingan dengan teratur, selain dicintai oleh mesin pencari hal ini juga dapat membantu kamu, untuk memiliki waktu yang cukup luang untuk mencari dan mendapatkan ide-ide segar sebagai bahan menulis.

Buatlah jadwal yang relevan dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari yang sering kamu lalui. Usahakan tidak terburu-buru untuk mem-publish artikel yang baru saja kamu buat, perhitungkan dengan matang waktu terbaik untuk menerbitkan artikel tersebut. Misalnya dengan menjadwalkan penerbitan artikel sebanyak dua kali seminggu atau sekali seminggu.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa semakin banyak artikel semakin cepat blog kamu menjadi ramai oleh pengunjung. Namun kegiatan ngeblog ini bukan hanya kegiatan yang bersifat sementara, melainkan kegiatan yang membutuhkan kreatifitas jangka panjang, apalagi untuk blogger yang memang memiliki tujuan-tujuan khusus dalam kegiatan bloggingnya.

Dengan mengatur jadwal publish artikel, kamu dapat memberikan ruang dan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap artikel-artikel yang sudah terbit, menemukan ide baru, bahkan untuk mendapatkan "hari libur" untuk menghindari kejenuhan selama ngeblog.

2. Menjaga ide menulis dengan memperbanyak membaca


Buku adalah jendela dunia . Ya,  kamu pasti pernah mendengar dan  mengetahui pepatah lama ini. Perlu kamu ketahui bahwa "dunia" didalam kata tersebut, memiliki arti yang cukup luas.  Dunia bisa diartikan sebagai suatu tempat seperti negara, kota, daerah dll, namun, kata  dunia juga bisa bermakna kondisi, contohnya dunia pendidikan, dunia kerja, dunia internet, dll.

Untuk menjaga ide menulis tetap tersedia, sangat disarankan untuk rajin membaca buku  (baik buku konvensional yang berupa kumpulan lembaran kertas tulisan ataupun buku berbentuk elektronik). Dengan membaca, kamu dapat menggali dan menemukan ide-ide menulis lebih banyak lagi.

Tidak perlu galau untuk menjadikan buku bacaan tersebut sebagai referensi penulisan artikel yang akan kamu buat. Mudah saja untuk menjadikan bacaan tersebut sebuah referensi tulisan kamu. Cukup dengan menerapkan prinsip 3M. Apa sih 3M itu ?

2.1. M yang pertama adalah Mengamati

Mengamati disini artinya, kamu memperhatikan bacaan tersebut, kemudian mencari poin-poin penting yang terkandung dalam bacaan tersebut. Catat saja poin-poin penting tersebut sehingga dapat kamu jadikan amunisi dalam penulisan nanti.

2.2. M yang kedua adalah Meniru

Meniru bisa diartikan menjiplak atau menduplikasi. Dalam dunia penulisan, menjiplak atau menduplikasi sangat tidak dianjurkan dan sangat dibenci, apalagi menduplikasi secara utuh sebuah artikel atau tulisan orang lain. Lalu bagaimana maksudnya meniru disini ?

Meniru disini lebih ditekankan untuk mengetahui cara penulisan yang dilakukan dalam artikel tersebut. Setiap penulis, pasti memiliki gaya penulisan yang berbeda. Ada penulisan yang bersifat kaku ( textbook ), ada penulisan yang bergaya santai seperti sedang melakukan pembicaraan dengan pembaca, ada pula yang menggabungkan kedua sifat penulisan tersebut (textbook dan diselingi gaya menulis seperti sedang berbicara).

Jika kamu mau meniru, tirulah gaya penulisan dalam artikel tersebut yang menurut kamu paling enak dan enjoy saat kamu membaca tulisan tersebut. Namun perlu di ingat, jangan pernah menjiplak tulisan tersebut secara utuh untuk kamu gunakan sebagai artikel kamu. Selain tidak menghargai hasil karya orang lain, tentu kamu tidak mau branding dan image kamu harus jatuh dan tidak dipercaya pembaca  gara-gara duplikasi tersebut.

2.3. M yang ketiga adalah Modifikasi

Modifikasi diperlukan untuk melatih kamu keluar dari gaya penulisan pada artikel yang sedang kamu  jadikan referensi.  Tentu kamu tidak mau dikatakan sebagai blogger yang hanya bisa menjiplak ( copypaste ) artikel dari blog orang lain. Dengan sering melakukan modifikasi, kamu akan menemukan dengan sendirinya, cara dan gaya terbaik kamu untuk menulis sebuah artikel walaupun tema ataupun topiknya sama.

3.  Menjaga ide menulis dengan mencatat dan mengumpulkan ide yang muncul tiba-tiba


Lupa meletakkan  kunci sepeda motor ? atau lupa mengunci pintu kamar ? hal-hal kecil yang sering  dialami hampir setiap orang.  Daya ingat setiap orang tentu berbeda-beda , ada yang memiliki daya ingat yang kuat serta mampu bertahan lama dan ada juga yang hanya mampu mengingat dalam waktu yang singkat.

Ide menulis bisa datang kapan saja, dan biasanya kita hanya mencoba untuk mengingatnya saja. Apa yang terjadi ketika kamu memulai untuk menulis sebuah artikel dan membutuhkan ide tersebut sebagai bahan tulisan ? Bagi yang ingatannya kuat tentu akan terasa sangat mudah, namun yang sering terjadi adalah kita lupa,  walaupun sudah berusaha keras untuk mengingat-ingat ide tersebut namun tetap saja yang keluar hanya kata "LUPA".

Sebuah cara yang patut kamu lakukan untuk menjaga ide menulis tetap tersedia adalah dengan mencatat dan mengumpulkan ide tersebut kedalam sebuah catatan. Sediakan sebuah pena dan buku note kecil setiap saat kemanapun kamu pergi. Catat segera ide yang muncul kedalam buku note tadi  disaat kamu bisa mencatatnya.  Lakukanlah Secara terus menurus untuk ide-ide yang muncul berikutnya dan rasakan manfaatnya ketika kamu siap untuk menulis artikel baru.

4. Menjaga ide menulis dengan sering menulis ( hal apa saja )


Tidak jarang ketika sedang menulis artikel muncul ide-ide baru yang keluar dari topik penulisan. Hal seperti ini juga sering saya alami, contohnya adalah artikel yang sedang kamu baca ini.  Artikel Menjaga ide menulis ini muncul saat saya sedang membuat artikel 4 Tips Menjadi Penulis artikel produktif.

Pada saat menulis artikel, sering kali kita memikirkan apa bahasan selanjutnya, dan bagaimana menyambungkan pemikiran tersebut kedalam kalimat artikel sebelumnya. Disaat saya memikirkan hal tersebut, sering timbul bahasan-bahasan dan pemikiran yang keluar dari topik penulisan artikel tersebut.  Kamu sebaiknya segera menangkap peluang tersebut dengan mencatat apa yang  muncul sebagai ide, dimana ide tersebut tidak masuk dalam topik penulisan saat itu.

Dengan seringnya kamu membuat tulisan-tulisan, baik yang cuma satu paragaraf atau beberapa paragraf, kamu dapat menemukan ide-ide yang tidak pernah kamu duga sebelumnya. Mungkin cara termudah untuk mencoba hal ini adalah dengan menulis artikel bertopik bebas terlebih dahulu  tanpa perlu kamu rencanakan. Biarkan pikiran kamu  mengalir dan tangan kamu melanjutkannya kedalam bentuk tulisan.

5. Ikuti komunitas yang sesuai dengan topik blog 

Didalam sebuah komunitas, tentu akan terjadi banyak interaksi didalamnya, baik sesama pengunjung, maupun antara pengunjung dengan admin blog tersebut. Dengan kamu mengikuti komunitas tersebut, kamu dapat melihat interaksi yang terjadi khususnya didalam kolom komentar. Manfaatkan sumber ide yang ada didalam kolom komentar sebagai bahan ide penulisan artikel kamu.

Kesimpulan

Menulis artikel, apalagi yang bermanfaat tentu membutuhkan perencanaan. Namun terkadang perencanaan tersebut harus tersendat akibat kurangnya ide pembahasan yang bisa diterapkan pada langkah selanjutnya. Dengan melakukan beberapa tips diatas, akan meminimalkan kebuntuan dan menghemat waktu lebih banyak lagi,  sehingga artikel kamu bisa lebih cepat selesai dengan kualitas yang akan lebih baik lagi.

Demikianlah tips untuk menjaga ide menulis tetap tersedia, semoga bermanfaat.

Sumber : http://mengelolablogku.blogspot.com
Foto : www.kompasiana.com

1 komentar:

  1. Bermanfaat buat blogger pemula macam saya :) Terima kasih.

    BalasHapus

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI