Google+ Followers

Rabu, 01 Juli 2015

27 Cara Menghilangkan Kejenuhan Dalam Menulis

Kalau kamu adalah seorang penulis, pernakah kamu tertegun lama ketika melihat lembar putih yang masih kosong, atau terhenti, melamun, diseparuh perjalanan ketika kamu sedang menulis untuk sebuah dateline.

Kamu mungkin sedang mengalami mati ide, atau haus akan ispirasi. Kejenuhan merupakan salah satu faktor utama kamu yang mengalami mati ide atau haus akan inspirasi. Jenuh atau bosan dapat diartikan sebagai suatu perasaan lelah yang timbul karena melakukan rutinitas yang padat.

Kalau kamu mengalami hal seperti itu, maka pergilah bersenang-senang! tenangkan fikiran kamu,  lupakan sejenak tugas yang hampir mencekik leher kamu. Lakukan hal-hal gila untuk mengeluarkan ekspresi dalam diri kamu. Berikut ini adalah 27 cara menghilangkan kejenuhan dalam menulis. Selamat menyimak guys :
via Pixabay


Bicaralah dengan teman imajiner
kalau kamu mengalami kejenuhan saat menulis, mungkin kamu  dapat menyamar menjadi seseorang yang lain. Ganti namamu, kemudian berbicaralah dengan orang lain. kalau kamu mempunyai pengagum rahasia, yang menyukai tulisanmu, mengagumimu dan menjadikanmu idola, cobalah untuk  berbicara dengan orang tersebut.

Mungkin dengan berbicara dengan penggemar, kamu akan menemukan energi positif.

Mulailah pembicaraan dengan memancing penggemarmu dengan pertanyaan yang jawabannya adalah kalimat yang dapat membesarkan hatimu. Misalnya : “kenapa sih kamu kok bisa suka sama tulisan itu?”. Dengan menyamar menjadi orang lain kamu akan mendapatkan jawaban lebih jujur dari lawan bicara kamu. kalau kamu malas bertemu dengan penggemar, kamu bisa mengajak diskusi penggemar lewat surat atau chatting. Dengan begitu kamu akan bersemangat lagi untuk menulis.

Baca juga : 5 Fakta tentang Baca Buku 

Luapkan dengan emosi
Kejenuhan memerlukan sebuah pembebasan. Ketika kamu berada di titik jenuh, maka luapkan kejenuhan kamu dengan emosi. Emosi bukan berarti kamu harus marah-marah dengan orang lain. kamu bisa menggunakan cara yang lain yaitu, dengan menuliskan semua perasaan yang terpendam dalam diri kamu. Jangan pikirkan tata bahasa, atau tata tulis, karena tulisan yang bagus adalah tulisan yang timbul dari hati. Ekspresikan emosimu dengan tulisan. kalau kamu ingin memposting suatu saat setelah kejenuhan kamu hilang, editlah beberapa kata agar layak dibaca orang lain. simpanlah file aslinya, atau buanglah kalau kamu benar-benar muak,

Gunakan alat tulis yang berbeda
Mencari suasana yang baru saat jenuh bukan berarti harus pergi ketempat yang baru. kalau kamu terbiasa menulis dengan tangan, kamu mungkin perlu menggunakan alat tulis yang baru. Kamu bisa menulis dengan menggunakan spidol. Kombinasikan tulisan kamu dengan warna-warnanya. Kamu juga bisa membuat huruf pada awal kalimat menjadi berbeda. Tulisan kamu bukan hanya menarik, namun juga terkesan indah dipandng.

Namun kalau kamu terbiasa mengetik dengan komputer, cobalah menulis dengan ukuran, warna dan jenis huruf  yang berbeda. Hal tersebut akan membantu kamu merasakan suasana menulis yang baru. Tambahkan border atau pembatas tepi. Jangan melulu memakai garis lurus berwarna hitam, cobalah memilih border dengan gambar yang unik.

Perjalanan singkat
Mungkin kamu sudah lama tidak bertemu dengan keluarga, kerabat atau pacar kamu. Selama ini mungkin kamu hanya fokus untuk menulis dalam sebuah ruangan tanpa ada siapapun yang menemani. Cobalah lakukan perjalanan singkat untuk menemui mereka. Kamu dapat memulai dengan menceritakan masalah kejenuhanmu kepada mereka. Keluarga atau kerabat yang baik pasti akan merespon ceritamu dengan baik. Mungkin mereka dapat memberi pencerahan atau ide baru untuk dapat kamu tulis atau sekedar memberi semangat di tengah kebosanan kamu dalam aktivitas menulis.

Kopi
Terlalu banyak meminum kopi mungkin tidak terlalu bagus untuk kesehatan kamu. Namun kalau kamu mengalami kejenuhan saat menulis karena mata kamu terlalu berat atau mengantuk, sesekali kamu perlu mencoba meminum kopi untuk menyegarkan pikiran dan membebaskan kamu dari rasa ngantuk. kalau rasa mengantuk telah hilang kamu dapat kembali fokus pada tulisan yang kamu buat. Namun jangan terlalu memforsir tenaga. Tidurlah kalau kamu benar-benar merasa lelah dan mengantuk. Kamu tidak akan memperoleh hasil tulisan yang maksimal kalau kondisi fisik kamu terlalu lelah.

Berhenti menulis untuk pembaca
Menjadi seorang penulis sangat erat kaitanya dengan para pembaca. Kamu mempunyai tanggung jawab yang besar pada para pembaca lewat tulisan kamu. Terkadang kamu juga di tuntut untuk keluar dari jalur tema tulisan yang kamu kuasai hanya untuk menyenangkan pembaca.

Kalau kamu merasa jenuh dengan hal itu, maka berhentilah menulis untuk pembaca. Luangkan waktu menulis untuk hal lain atau diri sendir sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Setelah selesai dan otak sudah fresh, kembalilah pada rutinitas awal ketika kamu menulis

Berhenti merencanakan tulisan
Menulis dengan rancangan yang terstruktur memang akan mempercepat kamu dalam menyelesaikan tulisan. Namun hal ini kalau dilakukan dengan terus menerus akan menciptakan kebosanan. Kebosanan karena terlalu merencanakan tulisan, biasanya terjadi ditengah-tengah aktifitasmu menulis. kalau kamu terjebak dalam situasi yang seperti itu, maka lupakan rancangan yang kamu buat. Tulis apa saja yang ada dalam pikiran kamu, meskipun kamu akan melenceng dari rencana. Bebaskan idemu..!!!

Keluar jalur
Menulis selalu identik dengan membaca. Ketika kamu menulis otomatis kamu sudah membaca tentang apa yang kamu tulis. Bila kamu seorang menulis pasti sebagian besar waktumu akan kamu lakukan untuk menulis dan membaca.

Nah..kalau jenuh melandamu, cobalah keluar dari jalur yang biasa kamu lalui. Kamu bisa mencoba untuk menonton film, atau mendengarkan musik dan berkaraoke. Hal itu mungkin akan menghapus kejenuhanmu menulis. Maksimalkan “kegilaanmu” saat mencoba hal-hal baru pengusir jenuh waktu menulis. Kamu benar-benar akan menjadi seseorang yang beda saat semua emosimu telah dikeluarkan saat mencoba hal-hal tersebut.

Menulis dengan waktu yang berbeda
Seorang penulis pasti sudah hafal kapan saja inspirasi itu muncul. Waktu tersebut mungkin bisa pagi hari saat belum mandi, atau tengah malam dikala sunyi. kalau kamu merasakan kejenuhan saat menulis diwaktu-waktu yang sudah kamu sadari, cobalah menulis diwaktu yang lain, diluar kebiasaan kamu. Kamu bisa membalik waktu tidur dengan waktu menulis. kalau kamu biasa tidur pada jam 12.00 malam dan menulis jam 08.00 pagi, rubahlah waktu tidurmu yaitu jam 08.00 pagi, dan mulailah menulis jam 12.00 malam. Waktu yang berbeda akan memberikanmu inspirasi yang berbeda pula.

Menulis ditempat berbeda
Setelah megganti waktu menulismu, mungkin juga kamu perlu berpindah dari tempat yang biasa kamu gunakan untuk menulis. Tempat baru perlu menjadi rujukan utama, tempat yang baru akan memberi kesan berbeda. Banyak ide dan inspirasi yang akan muncul ketika kamu menulis di tempat yang baru. Cobalah kamu pergi ke taman yang tidak terlalu ramai, atau cafe dengan suasana yang kondusif.

Pergi ke toko buku
Saat kamu merasa jenuh, biasanya kamu sedang tidak ada ide untuk ditulis. Kamu perlu berkunjung ke toko buku untuk menambah wawasan dan pengetahuan kamu. Pilihlah buku yang berhubungan dengan topik tulisan kamu. Bacalah beberapa buku agar kamu punya referensi bacaan yang baru. Dengan begitu mungkin kamu akan menemukan suatu hal yang baru, dan kamupun terbebas dari rasa jenuh menulis.

Bermain air
Cobalah menyegarkan diri ketika kamu mengalami kejenuhan dalam menulis. Kamu perlu mencoba bermain air. Kamu tidak harus mandi atau berenang. Coba saja untuk mencuci piring, mencuci baju atau mobil kamu.

Sifat air yang menyegarkan mungkin akan mampu merefresh diri kamu, membunuh kejenuhan yang sangat menyebalkan. Atau kalau pacar kamu sedang berkunjung ke rumahmu, ajaklah dia untuk bermain air dengan pipa semprot yang biasa digunakan untuk menyemprot tanaman di kebun. Suasana yang gembira juga bisa membunuh kejenuhan saat menulis seperti yang kamu alami.

Mondar-mandir
Ketika kamu sedang menulis, posisi yang kamu gunakan pasti duduk, atau tengkurap. Semua posisi itu mengharuskan kamu berdiam diri ditempat. Mungkin hanya jari jari dan mata kamu yang bergerak aktif. kalau kamu mengalami kebosanan dalam menulis, cobalah luangkan waktu untuk berjalan mondar-mandir. Kamu bisa mondar-mandir mengelilingi rumah anda, atau ruag tamu, atau berjalan kedapur lalu kembali lagi ketempat kamu menulis. kalau kamu ingin sesuatu yang lain, mondar-mandir lah sembari mengerjakan sesuatu. Misalnya menyapu, mengepel lantai atau mengelap perabotan.

Matikan komputer
Bosan menulis di komputer atau laptop ?. bosan menatap layar dengan frekuensi yang rutin ?. cobalah menulis di atas kertas, ambil pena dan menulislah. Kamu akan menemukan sensasi tersendiri. Mungkin tanganmu akan pegal, tapi dengan menulis langsung di atas kertas kamu akan merasakan kepuasan. Pena akan memberikan sentuhan emosional yang lebih dalam pada tulisanmu.


Telusuri album foto 
via Pixabay
 
Kalau segala cara sudah kamu lakukan untuk keluar dari kejenuhanmu menulis, mungkin kamu belum pernah mencoba melakukan hal yang satu ini. cobalah untuk membuka kembali album foto yang kamu punya di rumah, atau mungkin kamu punya facebook, instagram atau path yang berisi album foto. Perhatikan foto-foto tersebut, ingatlah moment-moment spesial yang di abadikan dalam foto itu.

Sembari kamu bernostalgia dengan masa lalu kamu lewat foto-foto itu, kamu juga bisa mengaitkan topik penulisanmu dengan hal-hal yang terjadi pada moment-moment tersebut. Tulisan kamu akan lebih terasa lebih nyata dan mudah dipahami oleh pembaca.

Jangan pikirkan tata bahasa
Ketika kamu terbebani perasaan bosan dalam menulis, jaganlah menambahi beban fikiran kamu dengan aturan tata bahasa yang rumit. Kesempurnaan penulisan memang perlu, namun dalam menulis mengejar kesempurnaan seakan menjadi benteng yang dapat membatasi kebebasanmu. Percayakan kesempurnaan menulis tata tulis dan bahasamu pada editor. Menulislah dengan bebas dan fokus!!!

Facebook
Sebetulnya ide bisa kamu temukan dimana saja, misalnya saat kamu membuka facebook. kalau kamu menyelami facebook mungkin akan menyita banyak waktu kamu. Tapi berfikirlah dari sisi yang lain, facebook bisa menjadi gudang inspirasi. Kamu mungkin dapat mulai memperhatikan postingan-postingan teman-teman facebookmu. Kemudian kaitkan dengan topik tulisan yang kamu angkat. Tapi kamu harus ingat waktu guys...jangan sampai kamu terlena dan asik bermain-main dengan facebook hingga menelantarkan kelanjutan tulisanmu

Mulai tidak harus di awal
Kejenuhan bisa saja terjadi karena kamu merasa kebingungan untuk membuat pembuka di awal tulisan kamu. Memang, awalan yang menarik akan mengundang seseorang untuk membaca lebih dalam tulisan kamu. Namun kalau kamu belum menemukan ide, mulailah menulis dari tengah atau akhir. Sesuai ide yang muncul saat itu.

Misalnya kamu sedang menulis cerpen, cobalah di awal tulislah langsung tentang konflik cerpen tersebut. Ketika kamu mulai menulis dan mendalami konflik dalam cerpen kamu, kamu akan merasa kembali bersemangat untuk membuat lanjutan cerita di awal dan akhir cerpen kamu. Yang perlu diperhatikan ketika kamu tidak mulai menulis dari awal crita, pastikan baca kembali cerpen kamu kalau telah selesai. Perhatikanlah keruntutan alur, agar antara pembuka, konflik dan ending menjadi satu kesatuan cerita yang harmonis.

Baca kembali tulisan terbaik kamu 
Setiap penulis pasti punya tulisan favorit yang dia punya. Mereka menganggap tulisan itu merupakan tulisan terbaik.  Saat kamu mengalami kejenuhan dalam menulis, maka bacalah kembali tulisan terbaikmu. Hal itu akan membuat mu tersenyum sendiri dan bahkan tidak percaya bahwa kamu pernah menulis sebagus itu. Jadikan itu sebagai motivasi pembangkitmu dari kejenuhan menulis. Buatlah karya-karya yang lebih fantastis dari karya terbaikmu sebelumnya.

Stop merokok
Kalau kamu jenuh dan memutuskan berhenti sejenak untuk menulis, maka manfaatkan waktu istirahat kamu dengan baik. Jangan mencoba menyalakan rokok. Merokok akan membuat kamu kehilangan waktu istirahat yang berharga. Gantilah dengan tidur sejenak. Atau melakukan straching untuk melemaskan otot-otot yang kaku saat menulis. Kemudian ketika kamu kembali untuk menulis kamu akan merasa fresh, terbebas dari kejenuhan, bahkan akan menemukan ide baru.

Menikmati hujan
Cobalah lebih santai kalau kamu mengalami kejenuhan saat menulis, atau istirahatlah sejenak. kalau saat menulis tersbut bersamaan dengan cuaca hujan maka cobalah mendengarkan suara gemericik hujan tersebut. Tengok pemandangan luar dari jendela. Kamu akan terbius oleh kesejukan yang dibawa oleh hujan dan nuansa hujan akan menenggelamkan kejenuhanmu seketika. Tapi jangan lupakan jemuran yang belum di angkat ya guys...:)

Tulisan yang berbeda 

Kalau kamu bosan dengan kebiasaan menulis yang sesuai aturan, cobalah untk sesekali menjadi “liar”. Tulis kan suatu tema yang tidak umum, atau beranikan diri untuk menulis dengan tema yang lebih sensitif. Tulislah dengan penuh antusias, karena antusiasme kamu akan berpengaruh pada pembaca tulisan kamu. Dengan begitu Kamu akan menghasilkan tulisan yang berbeda dan menarik.

Mencuri ide
Kalau kamu merasa jenuh menulis dan ide kamu hampir mati, cobalah untuk mencari ide dengan membaca postingan atau kutipan dari orang lain. jangan langsung meng copy, karena kalau kamu melakukan hal itu, artinya kamu adalah seorang plagiat, dan itu sangat memalukan. Pastikan kamu harus faham benar-benar apa yang kamu baca. Setelah itu, tulis kembali dengan gaya bahasa kamu.

Baca majalah kesehatan
Majalah kesehatan adalah salah satu sumber referensi terbaik untuk membuat sebuah postingan. Kamu tidak harus pergi keluar dan menghabiskan uang untuk membeli beberapa majalah kesehatan. Kamu dapat membaca referensinya secara online.

Membaca kembali tulisan pertama kamu
Tidak ada salahnya kalau kamu mengalami kejenuhan menulis, kamu menuliskan kembali tulisan pertama kamu. Setelah beberapa lama kamu menulis, tentu kamu telah faham bagaimana seharusnya menulis yang lebih baik. Dengan begitu kamu tidak perlu ide baru untuk kamu tulis. So...buka kembali tulisan pertama kamu, baca dengan seksama, berfikirlah sejenak tentang kekurangan tulisan kamu itu. Perbaiki dan tulislah. Buatlah judul baru agar pembaca lebih tertarik.

Buat tantangan baru 
Kalau kamu selama ini menulis untuk seorang atasan, pasti kamu akan menerima tantangan-tantangan yang sulit. Kamu juga bisa menantang dirimu sendiri untuk memacu kamu lebih bersemangat untu menulis. kalau tantangan bos terkesan sulit, yang harus kamu lakukan adalah membuat tantangan yang aneh. Keanehan tersebut harus mampu menggelitik kamu untuk mencapainya.

Misalnya, kamu menantang dirimu sendiri untuk membuat artikel yang disisipi sebuah prosa atau puisi. Setelah kamu mencoba untuk membuatnya dan hasil kerjamu membuat atasan suka, artinya itu berhasil. Kamu akan mendapatkan rasa puas karena telah menaklukan tantanganmu. Jangan ragu ya untuk membuat tantangan-tantangan aneh yang baru...

Kritik tulisanmu 
Kalau kamu bosan menulis, maka cobalah untuk melakukan hal lain. cobalah untuk mengkritik tulisan kamu sendiri. Cobalah untuk jujur pada dirimu sendiri.  Penulis yang baik adalah yang tahu akan kelemahannya, dan berusaha untuk memperbaikinya. Dengan mengkritik tulisan kamu sendiri, kamu akan lebih memahami karakter tulisanmu, menemukan letak kesalahan dan kekurangannya. Kamu bisa memperbaikinya saat kamu hendak menulis dikemudian hari.

Karena seorang penulis butuh sekali untuk berkembang, jangan ragu untuk mendengar kritikan baik dari orang lain ataupun dari dirimu sendiri. Mungkin orang lain bisa berbohong atas kritikannya terhadap kamu, tapi kamu tidak akan bisa membohongi hati nuranimu sendiri. So... jadilah penulis yang jujur ya guys...:) karena kejujuran akan membawamu pada sebuah kebaikan.
    
Kalau kamu sudah lama menjadi penulis dan merasakan kejenuhan menulis, yakinilah perasaan itu hanya akan muncul sesaat. Kamu harus bisa melawan kejenuhan itu. Jangan sampai kamu menyerah dengan keadaan. Ingatlah saat-saat sulit ketika kamu mulai belajar untuk menulis. Jandikan hal itu sebuah motivasi untuk bangkit mulai menulis kembali. 
Baca juga :
Sumber : http://www.nilni.com/2014/09/27-cara-menghilangkan-kejenuhan-dalam.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI