Google+ Followers

Kamis, 11 Juni 2015

Subuh yang Paling Sunyi

Antalogi Perdana LovRinz and Friends.

Kumpulan Flash Fiction terbaik dari yang terbaik milik LovRinz and Friends.

“Saat kau berjalan di kala senja lalu menemukan sebuah pintu merah pada dinding-dinding bata yang kusam, jangan coba-coba masuk ke dalamnya. Ada setan berkepala dua yang sedang menantimu di balik pintu itu!” (Di Balik Pintu Merah - Ajeng Maharani)

“Siapa yang silih tatap dengan kucing hitam, pasti akan mati!” (Kucing Hitam - Robi Suganda)

Desahan-desahan itu terus menggema dalam pikiranku. Penuh hasrat dan mengejar ke mana pun adaku. Aku terus berlari hingga alas kakiku lusuh. Kugenggam erat Teddy pemberian Mama yang terakhir. Yang penting aku harus jauh darinya. Aku benar-benar tidak tahan lagi bersama lelaki itu! (Empat Belas - Ida Fitri)

Aku masih dalam balutan jas mandi ketika kulihat laki-laki beraroma alkohol itu sedang mencengkeram leher ibu. Tetes-tetes darah menodai lantai tepat di bawah pijakan ibu. Ceruk matanya terlihat sayu lalu memanggilku pilu. (Subuh yang Paling Sunyi - Ira Gantira)


Harga Normal: Rp. 34.900,-
Harga Kontributor: Rp. 29.900,-

Masing-masing kontributor akan mendapatkan 1 buah buku terbit gratis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI