Google+ Followers

Kamis, 18 Juni 2015

Pasien Penyakit yang Tidak Dianjurkan Berpuasa

Puasa Ramadhan diambang pintu, pertanyaan yang selalu ditanyakan pasien dalam minggu terakhir menjelang puasa Ramadhan ini adalah, "Dok apakah saya boleh puasa?. Agama Islam memperbolehkan umatnya untuk tidak puasa jika sakit.

Saya coba mencoba untuk membuat sebagian list kelompok pasien yang saat ini tidak boleh puasa karena kondisi sakitnya. Puasa diperkirakan akan memperburuk kondisi sakitnya atau akan memperlama penyembuhan penyakitnya,

1. Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan di infus baik, infus cairan maupun makanan, atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah.

2. Seseorang yang sedang dalam infeksi akut misal radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, mual dan muntah.

3. Seseorang dengan migren atau vertigo dimana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat.

4. Pasien dengan gangguan pernafasan akut seperti asma akut, penyakit paru obstruksi kronis yang berat.

5. Pasien jantung dengan gagal jantung.

6. Pasien sakit maag yang sedang dalam keadaan akut, misal muntah-muntah hebat dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin.

7. Pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau belum diobati.

8. Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut.

9. Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis

10. Pasien kencing manis di mana gula darahnya belum terkontrol atau kalau pun terkontrol tetapi dengan kebutuhan insulin masih tinggi lebih dari 30 U per hari.

11. Orang tua usia lanjut dengan  menderita pikun (Alzhaimer).

Demikian informasi seputar puasa Ramadhan mudah-mudahan bermanfaat,
Salam sehat,

Ari Fahrial Syam, MD.PhD,FACP
Division of Gastroenterology, Department of Internal Medicine, University of Indonesia
Twitter @dokterari


Sumber : kompas.com
Penulis: Dr. Ari F. Syam Sp.Pd
Editor : Lusia Kus Anna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI