Google+ Followers

Jumat, 22 Mei 2015

Luka Tak Selamanya Sakit?

Apa benar ada luka yang tak membuat kita sakit?
Saya rasa melukai diri sendiri sekali pun akan terasa sakitnya, apalagi yang dilakukan oleh orang lain?
Diputuskan?
Dikhianati?
Dibohongi?
Terjatuh?
Terpeleset?
Tergores?
Semua itu sakit bukan?????
Namun bagi orang yang berpikir positif, semua rasa sakit itu bisa dengan mudah diatasi, bagaimana caranya?
Ingin tahu caranya?
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah berlatih untuk berpikir positif.
Bingung kan?
Pertanyaaan selanjutnya adalah bagaimana melatih pikiran positif?
Ada banyak cara melatih pikiran positif, salah satunya adalah dengan melakukan afirmasi.
Afirmasi adalah mengulang-ulang kata positif dengan bersuara.
Saya Sukses
Saya Sehat
Saya Kaya
Saya Bahagia
Dan sebagainya
Dengan pengulangan kata-kata itu secara terus menerus, tanpa sadar alam bawah sadar kita akan mencari cara menuju kata yang kita ucapkan. Dan hebatnya lagi alam bawah sadar kita akan menolak segala hal yang berlawanan dengan afirmasi tersebut.
Gak Percaya?
Cara lainnya adalah membuang rasa tidak percaya itu!
Mulai sekarang percaya aja dulu,--maksa-- jika afirmasi positif akan membawa kepada hasil yang positif.
Buang pikiran negatif dalam diri kita, kembali ke titik NOL. Miliki keyakinan bahwa semua kesakitan kita, luka kita pasti ada sisi positifnya.
Saya teringat kisah beberapa orang yang tertinggal saat naik pesawat, mereka marah karena semua jadwal jadi berantakan. Namun beberapa jam kemudian mereka malah bersyukur, lah? Kenapa? Karena pesawat yang batal ia tumpangi mengalami kecelakaan.
Ada juga cerita seorang teman yang telah berumah tangga lebih dari 8 tahun namun belum dikaruniai putra. Mereka terus berusaha, berdoa, meminta. Hingga suatu saat Allah memberi mereka anak dan sang istri meninggal saat melahirkan.
Bagi yang belum memiliki putra tetaplah berusaha, dan dalam masa menunggu itu tetaplah berpikir positif. Allah tahu yang terbaik bagi kita.
Ada juga pengalaman seorang teman yang terserempet sepeda motor saat perjalanan menuju tempat wisata. Seperti manusia pada umumnya, ia menangis karena terluka dan lebih lagi karena ia tak bisa menuju tempat wisata bersama teman-teman. Esok harinya ia mendapat kabar jika bus yang ditumpangi teman-teman mengalami kecelakaan dan beberapa orang meninggal dunia.
Allah terkadang memberi hadiah terbungkus dengan luka.
Namun DIA tahu yang terbaik. Bisa jadi DIA sedang menyelamatkan kita.
Bagi yang baru saja ditinggalkan atau pun dikhianati oleh pacarnya, maka tersenyumlah. Bersyukurlah karena mereka tidak menyakiti atau pun pergi setelah menikahi kita.
Masih banyak lagi luka yang seharusnya membuat kita tersenyum. Temukan hikmah dari setiap luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI