Google+ Followers

Rabu, 29 April 2015

Sebuah Pesan Mengubah Hidup Seseorang

Beberapa waktu belakangan, saya sedikit tersiksa dengan emosi yang meledak-ledak. Senggol sedikit, urat leher tegang. Anak-anak memandang saya dengan perasaan takut. Tampaknya bunda sudah berubah jadi makhluk mengerikan, begitu mungkin pikir mereka.

Banyak pikiran, jenuh dan mungkin juga pengaruh hormonal membuat saya uring-uringan. Tak jarang menangis sendiri sambil mendekam di pojok kasur. Perut mules dan bolak-balik ke toilet juga bikin saya tambah sensi. Wajah yang tak pernah berjerawat malah keluar lebih dari sepuluh bintik-bintik menyebalkan. Sudah, ini cukup membuat saya jadi tidak pede bahkan untuk duduk di depan monitor mengawasi bisnis yang dijalankan lewat dunia maya.

Ditambah suami yang jarang menemani lagi di rumah, karena harus standby di percetakan yang baru dirintis, membuat saya tambah kurang kasih sayang. HAhaha *ketawa sedih* Saya kan paling gak bisa kalau ditinggal lama-lama sama suami. Bisa meriang. Hiks.

Di saat saya meringkuk dalam kesedihan, banyak pesan masuk baik ke FB, WA, BBm atau SMS bahkan telepon beda operator yang bisa jadi mahal kan ... saking lamanya menasehati ini itu.
Rata-rata pesannya sangat membuat hati adem. Dan tentu saja saya merasa malu. Malu karena banyak cinta buat saya yang menyebalkan ini.

Terima kasih, Sahabat. Pesan-pesan darimu sungguh mengubah hidup saya. Setidaknya emosi lambat laun mulai terkikis karena petuah-petuah pembangun semangat yang menyala-nyala di hatiku.

Dan yang paling indah dari semua itu, terima kasih, Suamiku tercinta.

Pesan-pesan yang Yayah kirimkan sungguh membuat Bunda malu.

"Bunda yang baik, ya ..."

Satu Pesan Berjuta Makna.

InsyaAllah, saya akan baik-baik saja ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI