Google+ Followers

Sabtu, 25 April 2015

Obrolan Pagi


"Dalam dunia usaha, satu dua tahun dari pertama kali Anda memulai, jangan harapkan keuntungan besar berpulang pada Anda. Maklumilah bila Anda harus gali lubang tutup lubang demi menstabilkan usaha yang Anda tekuni."
-by Seseorang dari Balik Jendela yang tak mau disebutkan namanya-

Lantas kapankah keuntungan itu bisa terus mengetuk pintu rumah setiap saat, tanpa harus gali lubang tutup lubang?

"Ha, itu yang sedang kulakukan terus menerus. Artinya, usaha yang sedang Anda rintis, jangan berhenti di tengah jalan. Kesandung sedikit dengan kesandung banyak, itu sama saja. Yang membedakan adalah, Anda masih setia berusaha ataukah mundur? Konsisten dan disiplin tinggi adalah kunci untuk membuka keuntungan. Satu dua tahun pertama adalah ujian, tahun ketiga juga masih ujian. Tahun keempat sudah mulai memperlihatkan berapa nilai Anda. Tahun kelima, Anda sudah bisa menikmatinya sedikit demi sedikit."
-kata seseorang tadi yang masih enggan disebutkan namanya-

Ah, teori. Kebanyakan begitu lah. Memangnya situ sudah berapa lama berusaha?

"Aku? Sudah delapan tahun ini berusaha dengan gigih, penuh komitmen dan konsisten serta disiplin tinggi demi apa yang kuharapkan."

Lalu? Apakah ada hasilnya?

"Tentu. Dan aku sangat merasakan dampaknya. Keuntungan datang padaku. Bulan depan aku akan menikah. Akhirnya usahaku untuk mendapatkan gadis pujaan berhasil."

Eh, kita lagi ngomongin bisnis, kan? Kok malah larinya ke jodoh?

"Percaya atau tidak, bisnis yang Anda geluti itu ada hubungannya dengan jodoh. Kejar, sampai dapat. Jatuh bangun dulu. Kegigihanlah yang akan membuat pujaan hatimu bertekuk lutut. Bagiku, usaha sama seperti itu. Taklukkan ia. Paham maksudku?"

Manggut-manggut.

"Ya sudah, aku mau kencan dulu. Mumpung weekend. Kerjaan santai, tapi usaha untuk membuat gadis itu benar-benar yakin bahwa memilihku adalah sebuah keberuntungan, tak boleh berhenti. Selamat berusaha, Kawan."

Dan lelaki yang tetap tak mau namanya disebut itu pun pergi. Sementara aku, banyak hal yang bermain di benak. Usaha tak boleh berhenti, bahkan saat liburan sekalipun.


#‎hanyasebuahkontemplasi‬
‪#‎RinzandDan‬
#sebuah igauan di dalam kepala Rin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI