Google+ Followers

Rabu, 08 April 2015

Keajaiban Pikiran

Aksara demi aksara yang kulepas. Terkadang saling rangkai-merangkai ketika proses menulis berlangsung. Tak jarang berasal dari tema yang dilempar oleh teman-teman penulis. Di situ aku merasa bersyukur memiliki mereka.

Dorongan atau motivasi adalah hal terpenting untuk menjadi pelapis sebuah kemauan. Terutama dalam menulis. Setelah berkemauan untuk menulis, aku harus memotivasi diri dengan sebuah visi. Apa sebab aku memaksakan diri menulis tiap hari? Agar aku bisa terus mengasah kemampuan yang super duper pemula ini.

Seorang sahabat bertanya, "Apakah target itu tak membuatku merasa tersiksa?" Sebelum menjawab, aku berpikir sejenak. Lalu dengan mantap berkata, "Kalau tersiksa rasanya tidak, karena ini berawal dari tekad yang kemudian mendapat rangsangan dari sahabat agar menulis setiap hari. Namun, awal-awal memang agak susah, karena kebingungan dengan tema."

Setelah berjalan beberapa waktu, aku menemukan, masalah tema hanyalah "kata awal" yang hendak dipakai. Jika satu kata awal telah ketemu, maka jemari bisa mengalir lincah. Seperti seseorang yang tengah bercerita tentang masa lalu atau keresahannya. Karena sebenarnya, otak telah memiliki jutaan informasi terpendam yang bisa muncul sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

Semisal mendengar kata, "Sesuatu yang Indah", maka otak-otak kelahiran tahun 90-an pasti akan merujuk pada lagu ciptaan grup band Padi. Menyentuh kata, "Padi", otak akan menyajikan istilah, "Semakin merunduk, semakin berisi," Ah maaf terbalik. Ketika aku menulis kata terbalik, tanpa sadar pembaca yang budiman bakal membaca ulang kalimat tersebut, lalu menyimpulkan maksudnya, "Semakin berisi, semakin merunduk." Begitulah keajaiban pikiran yang tersimpan dalam otak juga hati. Nikmat yang begitu indah bukan? Sampai-sampai tanpa sadar memunculkan pertanyaan, "Siapa perenung yang menemukan filosofi padi ya?" Ah, lebih baik mengucap syukur saja. Atas kemampuan merenungi alam yang termiliki. Eits, tunggu! Termiliki atau terkaruniakan? Hehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI