Google+ Followers

Sabtu, 04 April 2015

Jarak Cinta

Jarak tentu saja berhasil kukalahkan. Hati menerima dengan lapang. Komunikasi bisa berjalan baik. Namun, berbicara di telepon atau pesan singkat saja tak cukup. Kecemburuan meledak-ledak saat mengetahui suami berfoto dengan beberapa wanita teman kerjanya. Wanita-wanita cantik dan seksi.

Dalam kondisi hamil tentu saja perasaan lebih peka dan sensitif. Akhir pekan selalu jadi waktu yang tepat untuk melampiaskan segala amarah. Lelah yang kurasakan selama suami tiada di sisi, rasanya menjadi beban yang berat. Dan senyum wanita-wanita di foto itu seolah-olah menertawakanku.

Marah, kecewa dan perih campur-baur jadi satu. Sementara rindu pun menggebu-gebu. Rasanya tak adil bila sehari saja waktu bertemu diisi dengan kekesalan.

Pada akhirnya rindu mengalahkan segala emosi.
Rinz's Words

Jarak Cinta
Dapatkan bukunya hanya di LovRinz

Kumpulan kisah di dalam buku ini sebagian besar ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya, Tak hanya kisah suami istri, namun juga beragam kisah antara orang tua dan anak, ataus esama sahabat.

banyak pelajaran yang bisa dipetik dan menjadi inspirasi bagi siapa pun yang sedang menjalani suatu hubungan jarak jauh.

Semoga jarak yang membentang semakin mempererat kasihd an sayang. Selagi terpisah, manfaatkanlah waktu ketika di beri kesempatan untuk bersua. Pada suami, istri, ayah, ibu, anak dan sahabat. Karena satu detik senyum saling sapa, itu sangat berharga dan membahagiakan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI