Google+ Followers

Kamis, 16 April 2015

Butir Cinta Tuhan

Oleh : Atikah Azzahra
penerbit lovrinz percetakan
Google

Senja jatuh di ufuk yang kalut
Elegi rindu menyeru sua raga
Aku pun mereguk lelah
Hingga denyut jenuh menemani

Lalu kala butir cinta Tuhan meluruh jatuh
Gerimisnya merintik dalam lubuk hati
Teringat aku akan sekeping janji
Terucap mesra menggetarkan jiwa

Kala butir cinta Tuhan menggelincir manja
Aku masih setia menantimu
Kala butir cinta Tuhan menderas murka
Aku masih bersiap menagih janjimu

Sebentuk janji yang manisnya melegit
Yakin akan hadirnya sang dambaan hati
Menjemput setiap rasa yang pernah ada
Menamatkan mozaik kebimbangan diri

Kala butir cinta Tuhan masih bertabur
Sunggingan senyumku tak jemu menghias
Namun kala butir cinta Tuhan telah habis
Kecewaku tersapu bersama rangkaian gelombang warna


Butir  cintaku yang menggantikannya
Menitip jejak luka di relung terdalam
Tak butuh gambaran kata yang menyayat pilu
Butir cintaku yang telah melukis sakit

Pernahkah kamu mengecap
Mengenyam setiap rajutan sendu
Jua yang tak pernah tampak
Menyisa taburan tawa kebohongan

Bodohnya aku menilai warnamu
Logika lumpuh terantuk cinta
Kini cukup butiran cinta Tuhan
Menjadi saksi harapan hadirmu


PROFIL PENULIS :
Atikah Azzahra, seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi kedinasan. Karya-karyanya terdapat di beberapa antologi bersama dan sebuah karyanya pernah menjadi naskah pilihan terbaik. Tak jenuh belajar selama berkecimpung dalam dunia literasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI