Google+ Followers

Jumat, 10 April 2015

Aku Tak Tahu Harus Dijuduli Apa, Nobunaga?

Semenjak menggeluti dunia kepenulisan, tiap kali ada teman sesama penulis yang berkeluh kesah hampir selalu kusarankan untuk menuliskannya. Sore ini, hatiku begitu gelisah dan alhamdulillah, tabletku juga tengah memulihkan tenaga. Tapi ... jika dipikir-pikir lagi, kalau aku bercerita, belum keruan aku mampu bercerita, karena memang kesahku ini sedikit ruwet.

Ketika memutuskan untuk menulis, aku tak tau harus menulis dari mana. Apa masalah yang mesti kutuangkan terlebih dahulu. Karena aku rasa semua berhubungan, tanpa ujung. Seperti lingkaran.

Aku pun berhenti sejenak. Merenung untuk menangkap hal-hal sederhana yang mungkin terlewat. Rekaman otakku mulai memutar kejadian mulai dini hari tadi, sampai dengan jemari menyentuh keyboard sore ini.

Lagi, aku terdiam. lalu mulai memutuskan untuk bercerita. Semalam, aku melihat drama Jepang yang berjudul, "Nobunaga Concerto." Sebuah film yang bisa dikatakan "merusak" sejarah Jepang.

Mengambil setting era perang saudara, film tersebut menyajikan cerita yang bisa dibilang "Crush the box". bagaimana tidak, sang tokoh utama, Nobunaga digantikan oleh seorang pemuda bernama Soburo. Pemuda tersebut datang dari masa depan dan memiliki kemiripan dengan paras Nobunaga.

Setelah pertemuan tersebut, Soburo pun menggantikan kedudukan Nobunaga. Bermula dari hal itu, cerita sejarah tersebut dihancurkan, namun masih dalam benang merah. Film seri ini masuk dalam genre humor. Bagi penulis, film ini bisa dijadikan semacam referensi rekayasa cerita. Bagaimana cerita sejarah itu tetap terlihat utuh, meski aslinya dirusak. Ah, entah bagaimana aku menggambarkannya. Yang jelas, film ini patut untuk ditonton.

Di ahir catatan, aku berharap tulisan ini suatu hari nanti bisa kufiksikan, dan menjadi tulisan yang layak muat. Mungkin juga layak terbit. Semoga. Maaf bila pembaca terganggu dengan racauan ini. Salam.

AM. Hafs
April, 04 2015

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI