Google+ Followers

Kamis, 26 Maret 2015

Tips Menulis Luwes #Tips Sahabat 1

Tips Jitu Ala Durroh Fuadin K.

Sambil ngademin badan, izinkan aku memanfaatkan waktuku yang selo ini untuk berbagi tips menulis. Walau sebenarnya aku tuh apa gitu... penulis tapi kok gini-gini aja (eaaaa sinetron mode on)

Baiklah, langsung saja ya.

Tips Menulis Luwes

Beberapa kawan pernah menanyakan bagaimana sih cara menulis yang luwes? Menulis yang luwes di sini maksudnya mungkin enak dibaca, mudah dipahami dan mengalir kali ya? Nah, meski aku ga luwes-luwes amat, tapi gara-gara dikatain pelit kemarin aku jadi tersulut! Maka ini dia tips yang bisa kubagi untuk kawan-kawan di Lovrinz and Friends tercinta. Yuuuk.

1. Asupi otak kita dengan banyak-banyak baca koran.
Membaca itu baik untuk asupan otak. Nah, baca koran bisa membantu kita terbiasa dengan tulisan yang runtut dan mengalir. Selain disajikan dengan jelas dan terang, berita di koran memiliki aspek 5W1H (Apa, Kapan, Di mana, Mengapa, Siapa, Bagaimana) yang membantu pembaca memahami alur kejadian suatu perkara. Nah, selain beritanya baru, cara penyajian berita di koran sesungguhnya memiliki daya pikat tersendiri. Cara jurnalis menyampaikan berita bisa dijadikan acuan untuk menulis dengan luwes dan enak dibaca.

2. Berceritalah Seperti Berbicara.
Cerita yang ditulis tak ubahnya seperti berbicara dengan rangkaian huruf. Maka, bila ingin tulisan kita luwes, cara yang bisa dicoba adalah membaca nyaring cerita kita. Apakah cerita itu enak saat dibunyikan ataukah lebay dan membuat napas ngap-ngap? Selain itu, coba bacakan cerita kita pada orang-orang yang ada di sekitar kita, bisa suami, anak, orang tua, atau teman. Bila mereka bosan dengan cerita yang kita bacakan, bisa jadi tulisan itu memang kurang luwes dan perlu disempurnakan.

3. Cintai Tulisanmu.
Cara yang paling mudah untuk melakukan segalanya adalah dengan cinta. Begitu juga dengan menulis luwes.Bila kita mencintai tulisan kita, maka apapun akan kita lakukan untuknya. Mulai dari riset, memberi sentuhan yang indah, hingga memoles tulisan kesayangan itu secara berulang-ulang setelah proses perendaman yang bertubi-tubi. *kejengkang
Intinya, menulislah dari hati. Menulislah bukan sekadar untuk bermain-main atau malah demi pulsa yang tak seberapa. Menulislah dengan cinta, maka tulisanmu bisa menyentuh hati siapa saja. *eaaaaaaaa

4. Teruslah Belajar Menulis dan Tantang Dirimu untuk Melampaui Pencapaianmu Sendiri.
Rasanya tidak perlu dijelaskan ya. Tentu segala hal berhubungan dengan motivasi. Jika motivasi kita baik, maka tujuan kita akan tercapai dengan baik. Nah, sekarang tinggal kita tanyai saja diri kita sendiri, sebenarnya apa sih motivasi kita menulis? Terkenal? Biar kelihatan keren? Biar banyak duit? atau Biar kita lebih bermanfaat?

*mendadak suasana hening

1 komentar:

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI