Google+ Followers

Senin, 30 Maret 2015

Sedikit Cerita Tentang Mereka

Sejak kecil aku terbiasa melihat mereka. Berlarian di halaman rumah. Atau di kebun pisang dekat kamar mandi.

Waktu kukatakan pada kekasihku--hampir jam sembilan malam waktu itu-- ada yang mendengar obrolan kami, ia tak percaya. Kubilang, tunggulah sesaat lagi.

Lampu teras mati hidup. Aku tersenyum. Ia merinding. Aroma melati semerbak. Bagaimana rupanya? Ia bertanya.
Cantik, sepertinya ia menyukaimu, jawabku.

Seketika ia pamit pulang. Aku sendirian. Di kamar yang berukuran kecil. Dan menyuruh wanita tadi untuk tidak menggangguku.

Beberapa kali mereka lewat atau terlihat mataku. Hingga aku mengandung dan melahirkan Bianca, mereka tidak pernah hadir di bola mataku. Hingga kepindahanku ke rumah di depan pohon sawo itu. Ah kalau kuceritakan panjang pula.

Aku hanya ingin bercerita bahwa hari ini aku melihat mereka lagi. Sepertinya itu mereka. Bianca sempat bilang, jangan lepasin tangannya. Karena mereka mau bawa Bianca pergi. Dan Bianca pun menangis histeris sambil memelukku erat.
...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI