Google+ Followers

Selasa, 31 Maret 2015

Jangan Bersedih, Jika Masih Punya Sesuatu yang Cukup

Seri La Tahzan 1

Ibnu Rumi berkata,
"Ketamakan mendekatkan kendaraan untuk orang yang sengsara.
Ketamakan adalah kendaraan orang-orang yang menderita.
Selamat datang kecukupan yang datang dengan tenang,
dan setiap kelelahan akan mendapatkan kebaikan."

Dan, sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal salih, mereka itulah yang mendapatkan balasan berlipat ganda disebabkan apa yang mereka kerjakan; dan mereka senantiasa aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (di surga)  QS. Saba : 37  

Dale Carnegie mengatakan, " Angka statistik menyebutkan bahwa depresi adalah pembunuh utama nomor 1 di Amerika. Di sala-sela Perang Dunia II telah terbunuh sekitar 1/3 jutta pasukan perang. Dan, pada saat itu juga penyakit jantung telah memakan korban sedikitnya 2 juta jiwa. Di antara dua juta itu, kematian mereka disebabkan karena depresi dan gangguan syaraf."
Penyakit hati ini adalah penyebab utama yang mendorong Dr. Alexis Carlyle mengatakan, "Para pekerja yang tidak tahu bagaimana menghadapi kesedihan akan mati lebih cepat."
Penyebabnya masuk akal, dan permasalahan ajal memang telah Allah tetapkan:

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ktetapan yang telah ditentukan waktunya. QS. Ali Imran : 145  
Sangat sedikit orang Indian Amerika dan orang-orang Cina yang mengidap penyakit gangguan hati. Mereka adalah orang yang menjalani hidup dengan santai dan enteng. Sebaliknya, Jumlah dokter yang mati karena serangan liver jauh lebih banyak 20 kali lipat dibandingkan para petani yang mati dengan penyakit yang sama. Sebab para dokter itu menjalani hidup yang sangat depresif. Mereka juga harus membayar biaya perawatan dengan sangat mahal. Sangat ironis, dokter yang mengobati orang lain, namuin dia sendiri sakit. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI