Google+ Followers

Rabu, 18 Maret 2015

FiksiminiLovers #5

Tema : MUSIM


PACEKLIK
Buka dompet, tiba-tiba ingat mantan suami. Dialah sang penyelamatku. (Rina Rinz)

MUSIM UJIAN
Para pelajar kenyang makan soal. (Sang Bayang)

SEMI
Teringat senyummu, tiba-tiba dada dipenuhi bunga merekah. (Naura Yani)

MUSIM GUGUR
Banyak wanita Indonesia meninggal saat melahirkan. (Lina Agustiani)

MUSIM PEMUTIH WAJAH
Ochin mandi pakai Bayklin. (SuEff Idris)

MUSIN KAWIN
Seorang Naib pingsan setelah menikahkan sekampung. (Lina Agustiani)

MUSIM EVENT
Banyak penulis tewas di garis kematian—dead line. (Lina Agustiani)

MUSIM PILU
Ratusan kain kafan mengantri, menanti para pelopor kebenaran. (Rosi Ochiemuh)

MUSIM GUGUR
Hari ini pacarku tinggal dua. (Ika Marwah)

MUSIM BEGAL
“Jangan sampai kita dibakar massa!” (Riebuan Cahaya)

GARA-GARA PIL KB GRATIS
Musim kawin tiba, suasana kampung mendadak lengang. (Durroh Fuadin Kurniati)

MUSIM KAWIN
“Mak, ane siap!” teriak Ocid meninggalkan kandang si japrik. (Maya Madu)

MUSIM KAWIN YANG SALAH
Tarjo terkulai karena keracunan susu expired milik Surti. (Asih Wardhani)

HARGA CABE MELAMBUNG
Kekurangan stok semenjak muncul cabe-cabean yang tak jelas. (Aceha Kenji Fauzi)

MUSIM BEGAL
Tak mau motornya dibegal, totong menelannya bulat-bulat. (Ademia Nurul Fuada)

SIBUK PANEN
Emak, Juminten dan kutu rambut. (Ajeng Maharani)

"JAGA LILINNYA, DIK."
Musim panen telah tiba. Dia berubah wujud. (Ajeng Maharani)

KEMARAU PANJANG TELAH LEWAT
"Syukurlah, sekarang air di Jakarta melimpah ruah." (Ajeng Maharani)

MUSIM JAMAN EDAN
Pak Penghulu menelan ludah, ngeri melihat kedua mempelai, Doni dan Dono. (Siti Chafidoh)

MUSIM MANCING
Mamat menyiapkan semua perlengkapan. Pasukan keamanan siaga menghadapinya. (Anggarani Ahliah Citra)

TREND
“Rajin benar nggosok akik.” | “Iya, mau aku tempel di gigi, jadi kawat akik.” (Asiah Ahmad)

MUSIM PANEN
Keramas tiap hari, Jeni dan suami kejar produksi. (Damar Hening Sunyiaji)

BECEK
Rika menjinjing sepatunya, kedua kaki tertinggal di dalam lumpur. (Siti Chafidoh)

GARA-GARA MUSIM KAWIN
Ia mengakhiri masa lajangnya di tiang rumah. (Zahraa Senja)


-oOo-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI