Google+ Followers

Senin, 30 Maret 2015

Berat Badanku oowww Dulu tak Begini!!! Beras Merah, Solusinya.

Sebelum mengandung berat badanku di angka enam puluhan.
Ketika mengandung, perlahan-lahan berat badanku menurun. Loh kok bisa?
Ya saat itu, aku tak bisa makan. Jangankan makan, ketika masak saja sudah mual-mual tak keruan mencium aromanya. Dan itu berlangsung hingga Bianca lahir. Makananku sehari-hari hanya kacang hijau, buah mangga (bukan muda, tapi masak) dan tape. Hahaha.
Setelah melahirkan (ketika Bianca brojol berat badanku 54 kg), pelan tapi pasti angka di timbangan terus menerus meninggi. Tentu saja ini beriringan dengan melebarnya kembali tubuhku.
Sempat berpikir, ingin hamil lagi biar langsing #Plakk

Nah ... yang jadi masalah sekarang adalah, susah mau pakai baju. Apalagi kalau mau keluar rumah. Di rumah mah cuek saja pakai daster heheheh.

Duduk di depan monitor nyaris tiap jam, kadang ditemani camilan nikmat, membuatku lupa bahwa lemak-lemak membandel sudah tertimbun dalam tubuhku. Dan baru sadar ketika mengangkat tubuh dari kursi. Kok berat banget ya ...

Cari-carilah, apa yang harus kulakukan untuk mengurangi berat badan yang makin lama makin menggila gendutnya ini.

Aha ... ketemu, Beras Merah!

Tapi beras merah kan mahal, Bu ...

Ashhh tak mengapa. No Camilan, Beras Meras sajo ... Kan bisa tuh uang buat beli jajanan yang manis-manis dan lezat menggiurkan dialihkan buat beli beras merah.

Menurut hasil penelusuran di dunia pergugelan, beras merah itu banyak khasiatnya loh.
Mungkin kebanyakan sudah pada tahu, tapi ada baiknya aku ulas di sini. *buat catatan juga sih.

Beras Merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari beras yang biasa kita konsumsi.BEras Merah tidak melewati proses penggilingan atau pelepasa kulit. Inilah yang memiliki kandungan nutrisi dan serat yang penting untuk kesehatan. Kalau beras putih, jelas, mengalami proses yang membuat seratnya hilang.

Kenapa sih, kita pilih Beras Merah?

1. Berasa kenyang lebih lama.
    Beras Merah mengandung karbohidrat kompleks yang mampu menyuplai energi lebih lama. Tidak melulu ada pada beras merah. Kita bisa juga mengkonsumsi Gandum atau Oatmeal. Beras merah cocok untuk yang sedang berdiet.

2. Meningkatkan sistem imun
    Sistem imun yang baik mempengaruhi kualitas diet yang sedang kita jalani. Bila daya tahn tubuh baik, otomatis proses diet tak terganggu. Beras merah memiliki kandungan zat besi, mangan dan zinc. Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah. Ini membuat kita terhindar dari anemia. Zinc meningkatkan daya tubuh, dan mangan mengaktifkan enzim penting dalam pembentukan tulang.

3. Baik untuk pencernaan
    Menurut penelitian, beras merah memiliki kandungan serat 6 kali ketimbang beras putih.  YAng bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mengurangi risiko kanker colon, mencengah timbunan plak kolesterol jahat, mengendalikan insulin dan gula darah, mengurangi risiko wasir dan iritasi usus, dan tentu saja memiliki indeks glikemik lebih rendah.

4. Produksi sel-sel DNA
    Selain kandungan nutrisi yang sudah disebutkan di atas, beras merah juga diperkaya mineral penting dan kaya akan vitamin B6 yang diperlukan untuk  menjaga keseimbangan hormon serotonin, produksi sel DNA dan sel darah merah.

Nah, yuk dicoba ganti beras putihmu dengan beras merah.
Selain itu tentu, diimbangi dengan haya hidup sehat. Mengkonsumsi buah-buahan juga penting loh. Jangan lupa juga olahraga ringan rutin setiap hari. *ah ini yang susah hahah, paling tidak aku sudah melakukan jalan sehat setiap pagi--keliling rumah saja, bolak-balik dapur, kamar, dan ruang tamu hahaha.

Yuk kita diet bareng.

gambar from gugel
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI