Google+ Followers

Rabu, 11 Februari 2015

Hal-hal Sederhana yang Membahagiakan Hati (1)

Banyak yang menjelaskan bahwa bahagia itu sederhana, tapi banyak pula yang belum memahami. Beberapa hal di bawah ini, semoga mampu membawa anda kepada hikmah kebahagiaan.

1. Nikmatnya beristirahat

Sepulang sekolah, tubuhmu yang lelah sudah tak sabar untuk merebah di kamar. Tak kamu sangka, ternyata sprei yang membalut tempat tidurmu baru saja selesai dicuci. Kamu pun merebah dengan menghirup aroma terapi yang menyelimuti. Hingga akhirnya kamu terlelap dengan senyum yang mengembang.

2. Tak Jadi Sial

Hujan deras yang mengguyur semalam, membuat daratan di linkunganmu tergenangi air. Kamu yang terburu-buru mengejar Bus Sekolah, tak sempat memerhatikan sisi jalan yang becek. Kamu terkejut, hingga jantungmu berdetak lebih cepat karena kakimu terpeleset. Untung saja, tubuhmu masih seimbang. Sehingga tetap berdiri tegak. dan lumpur tersebut hanya membuat sepatu sedikit kotor. Kamu pun kembali berlari dengan senyum syukur.

3.  Aha! Akhirnya Ketemu!

Ketika tengah mengisi blog, kamu menerima pesan singkat, "Data kantor untuk bulan kemarin sudah saya email. Mohon untuk dicek kembali." Sejurus kemudian, kamu menghidupkan laptop. Menghubungkan koneksi internet melalui modem USB. Jemarimu dengan cekatan membuka browser. Menuju web email, mengetikkan alamat email dan password. Tak disangka, password yang kau masukkan salah. Kamu coba lagi hingga berkali-kali. Kepalamu terasa panas. HIngga akhirnya kamu memutuskan untuk rehat sejenak dan membuat secangkir coklat panas.

Sambil menikmati coklat panas, kau coba mengingat kembali password email. Dan dengan yakin, password email yang kamu masukkan sudah benar. Setelah coklat panas itu tandas, kamu menatap kembali layar laptop. Dan menyadari, yang salah adalah alamat emailmu. Tulisan gmail.com kau tulis agmil.com. Setelah kamu betulkan, emailmu pun berhasil terbuka. Akhirnya kamu bernafas lega.

 4. Rindu yang Menggunung

Kamu berada di perantauan. Tengah menikmati liburan semester sendirian di kamar dengan sesak di dada. Tidak bisa pulang, lantaran uang saku yang minim. Naas, pulsa ikut sekarat. Karena beasiswa bulan ini yang belum dicairkan. Ketika tengah merenung, ponselmu bergetar. Sebuah pesan singkat masuk, dari istri tercinta. Dia memberikan semangat melalaui kata-kata manis. Menjadi pengobat rindu sekaligus "moodboster" yang mampu mengembangkan senyummu.

5. Tolooong!

Seorang pembunuh bayaran yang kau lihat di TV tiba-tiba muncul di depan mata. Ia kabur dari penjara. Tanpa kau tahu sebabnya, ia mengatakan bahwa akan membalas dendam. Kamu lari pontang-panting. Dari pintu belakang rumah hingga ke hutan. Kamu terpelosok ke hutan, membuat seketika menjadi gelap.

Dengan keringat mengucur, kamu mendapati tubuhmu masih terbaring di tempat tidur. Dan dengan perasaan lega, kamu menyadari kalau semua itu hanyalah mimpi.

AM. Hafs
Malang, 10/02/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI