Google+ Followers

Minggu, 29 Juni 2014

Bahaya Meniup Makanan Panas

Jangan Meniup Makanan dan Minuman Yang masih Panas –
Biasanya ketika kita makan makanan atau minuman yang panas
maka kita meniupnya agar makanan atau minuman yang masuk
ke mulut kita menjadi dingin. Hal ini dapat berisiko terhadap
kesehatan kita dikarenakan makanan atau minuman yang masih
panas tersebut akan mengeluarkan uap air yang mana kitatahu
uap air adalah H2O(aq).Jika kita meniupnya, maka kita akan
mengeluarkan gas CO2 dari dalam mulut. menurut reaksi kimia,
apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan
membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang
bersifat asam.H2O CO2 => H2CO3Perlu kita tahu bahwa didalam
darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH
(tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer
(larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam
lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa
HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan
reaksi sebagai berikut:CO2 H20 HCO3- H Tubuh menggunakan
penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap
perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah.
Adanya kelainan pada mekanisme pengendalian pH tersebut,
bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam
keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.Asidosis
adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung
asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering
menyebabkan menurunnya pH darah.Sedangkan Alkalosis adalah
suatu keadaan dimanadarah terlalu banyak mengandung basa
(atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang
menyebabkan meningkatnya pH darah.Kembali lagi ke
permasalahan awal, dimana makanan kita tiup, lalu
karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air
dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan
mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga
akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan
menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah
menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah
asidosis.Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan
menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk
menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara
menurunkan jumlah karbon dioksida.Pada akhirnya, ginjal juga
berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara
mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih.Tetapi kedua
mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus
menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi
asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis,
penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa
mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila
asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun,
menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.

1 komentar:

  1. Halo ijin kasih tau info nih..
    Bagi siapa saja yang membutuhkan Kemasan Makanan dapat menghubungi kami Greenpack.

    BalasHapus

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI