Google+ Followers

Rabu, 16 April 2014

Penempatan di, pada dan kepada, serta akhiran kan dan i

Di, pada dan kepada, serta akhiran kan dan i

Di
Kata di menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan (daring) di antaranya : 1. kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; 2 cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; 3 Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; 4 Mk dari: jauh -- mata 2. prefiks pembentuk ve dikenai suatu tindakan: dibeli; dipukul; dites ( sumber : kbbi 3)

Dalam banyak tulisan seringkali penulisan kata di masih terdapat kekeliruan. Kata di yang berfungsi sebagai kata depan sering ditempatkan sebagai prefiks dan sebaliknya.

Misalnya dalam kalimat : "Acara pembukaan di mulai pada pukul 09.00 WIB digedung serbaguna." Penempatan kata di pada kalimat di atas mestinya dimulai dan di gedung.

Mengapa orang masih sulit membedakan fungsi kata di sebagai kata depan dengan fungsi sebagai prefiks? Cara membedakannya sebenarnya mudah. Salah satu cara adalah dengan memerhatikan kata sesudahnya atau kata yang mengikutinya. Jika kata di diikuti kata keterangan tempat atau kata keterangan waktu, maka penulisan kata di dipisahkan dari kata yang mengikutinya itu. Sedangkan jika kata di diikuti kata kerja, maka penulisan kata di disambung dengan kata kerja yang mengikutinya.

Pada dan kepada

Penempatan kata pada dan kepada juga masih banyak keliru. Misalnya pada kalimat : "Draf Rancangan Undang-undang telah diserahkan Pemerintah pada DPR." Kata pada dalam kalimat di atas tidak tepat, mestinya digunakan kata kepada. Penggunaan yang keliru untuk kata pada dan kepada seperti ini masih banyak saya temukan. Saya tidak tahu mengapa.

Akhiran kan dan i

Kekeliruan penggunaan akhiran kan dan i juga masih sering saya temukan, baik dalam tulisan maupun dalam ucapan. Misalnya : "Para undangan disuguhkan pertunjukan tari yang memukau." Menguji atau mengoreksi tepat-tidaknya akhiran kan dalam kalimat di atas adalah dengan cara bertanya. Apa yang disuguhkan? Siapa yang disuguhi? Dengan pertanyaan itu langsung terjawab. Karena bahasa memiliki 'nilai rasa' maka langsung terasa bahwa : kata disuguhkan lebih tepat untuk sesuatu, berupa kata benda atau dibendakan. kata disuguhi lebih tepat ditujukan kepada seseorang atau sesuatu yang diorangkan.

Mudah kan? Nah, semoga setelah membaca tulisan ini, kita bisa lebih mudah menempatkan kata di, dan kepada, serta akhiran kan dan i. Tulisan ini sama sekali tidak bertujuan mencari-cari kesalahan siapapun, melainkan hanya sekadar berbagi agar makin banyak perhatian terhadap penggunaan Bahasa Indonesia dalam tulisan maupun ucapan. Ini demi penguatan komitmen menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia, sesuai dengan Sumpah Pemuda.

Sumber : http://suryatiti.blogspot.com/2012/06/di-pada-dan-kepada-serta-pada-dan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI