Google+ Followers

Sabtu, 05 April 2014

ODOK - Tak Punya Uang?

SAUDARANYA BUTUH UANG, NGAKU GAK PUNYA UANG PADAHAL SEDANG BAKAR UANG

OLEH: AGUNG PRIBADI
ODOK #17

Hari ini hampir tidak bisa ODOK karena rumah saya jam 3 pagi tiba-tiba bau rokok. Pernah baca
di Kompasiana katanya kalau rokok membuat seseorang jadi produktif maka hukumnya wajib.
Ngarang banget, itu sih bisa-bisanya perokok mau melegitimasi perbuatannya. Berarti kalau
merusak produktivitas haram dong.
Perokok itu orang paling egois di dunia. Hanya diri sendiri yang dipikirin, orang lain yang jadi
mati gara-gara jadi perokok pasif gak dipikirin. Di buku Pak Isa, Home Safety ada anak kecil meninggal karena kehabisan oksigen karena
ayahnya merokok di sebelahnya, Saya pernah inbox-an sama ibu-ibu yang ingin beli buku gara-gara Indonesia ngaku gak punya uang.
Padahal harga buku gara-gara Indonesia saat itu sedang diskon 25% jadi 31500.

Saya tanya, suaminya ngerokok ngga? Dia jawab: iya sebungkus sehari. Kalau suaminya berhenti
merokok bisa beli 10 buku Gara-Gara Indonesia.

Gak usah berhenti deh kurangin aja jadi setengah bungkus, sebulan dia bisa beli 5 buku Gara-Gara Indonesia.

Kewajiban suami itu memberikan pendidikan pada istri dan anak. Ini istrinya ingin menuntut ilmu, padahal murah Cuma 31500 tidak dikasih uang. Berarti pelit. Udah mah nggak mendidik istrinya, istrnya mau belajar mandiri gak dikasih uang. APa masih makruh tuh hokum rokok? Ada lagi yang ingin ikut wokshop menulis ngaku gak punya uang. Katanya 300.000 kemahalan (kalau bayar jauh-jauh hari 300,000 kalau sudah dekat
hari H, 400.000) Saya berikan pertanyaan yang sama, ternyata jawabannya sama. Suaminya
perokok. Padahal kalau suaminya berhenti merokok, istrinya bisa ikut workshop.

Gimana kalau nanti ditanya Allah di akhirat,
“Mengapa kamu tidak memberikan pendidikan ke istri? “

“Tidak punya uang ya Allah?”

“Alasan! Itu setiap bulan uangnya rp 300.000 kamu bakar!”

“Mengapa kamu tidak menyumbang makanan
dan selimut kepada saudara-saudara kamu yang
berjihad di Palestina? Mengapa kamu tidak menolong dengan uang kamu saudara kamu yang dibantai di Palestina, Irak, Rohingya,
Suriah, Afrika Tengah?”

“Tidak punya uang ya Allah?”

“Alasan! Itu setiap bulan uangnya rp 300.000 kamu bakar!”

Masih ngaku gak punya uang?! Masih makruh hukum rokok?

*******

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI