Google+ Followers

Rabu, 05 Maret 2014

Tidur atau Menulis?

 Beberapa hari ini, aku selalu tidur lebih awal dari biasanya. Bukan apa-apa sih, cuma lebih memilih 'tidak perang mulut' dengan suami, gegara menghabiskan waktu lebih banyak di depan lepi.

Cuma, ada konsekuensi yang harus kudapat. Semakin sering tidur awal, aku kehilangan waktu untuk menulis
beberapa lembar. Kalau pagi sampai sore, memang aku bisa menulis, cuma tak seefektif malam hari kan. Ada dua buah hati yang perlu diperhatikan, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Walau pada kenyataannya, aku tak jarang melalaikan semua itu demi memenuhi keegoisan hatiku untuk menuliskan ide-ide yang sudah menari-nari di kepalaku.

Saat ini, kegiatan menulis itu sudah makin berkurang. Entah kenapa, inspirasi muncul di benakku saat malam hari, kurasa kebanyakan penulis juga mengalami hal yang sama denganku. Huff, ini lebih baik ketimbang writer's block kayaknya... Selama aku masih bisa menulis, itu tentu menyenangkan, kapanpun waktunya.

Nah, masalahnya, kalau beberapa bulan lalu aku masih bisa tidur lebih awal dan bangun saat suami dan anak-anak sudah dibuai mimpi, kali ini kok rasanya berat ya... Ngantuk tak tertahankan, bahkan hingga subuh datang, aku masih molor saja.

Cilaka ini namanya... bagaimana aku bisa jadi penulis yang hebat, kalau bangun dan menggerakkan jemari saja malas-malasan.

Ayo, bangunkan tekad baru lagi... Jangan malas, walaupun ngantuk wkwkwk.
Sungguh terlalu.... Tidur atau Menulis? Pilih mana?
kalau ingin bermimpi jadi penulis hebat, ya tidur saja...
Tapi kalau mau wujudkan diri jadi penulis hebat dan sukses, menulislah!

Gampang kan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI