Google+ Followers

Jumat, 28 Maret 2014

ODOK - ELOE MAU NONTON BOLE, TAPI JANGAN NONTON BOLE

ELOE MAU NONTON BOLE, TAPI JANGAN NONTON BOLE

Oleh: Agung Pribadi

Dulu saya gila bola. (sekarang gila beneran #eh nggak ding)Saya pernah 4 hari tidak tidur karena begadang terus nonton bola. Malam nonton bola, siang nonton diskusi di Metro TV yang saat itu baru berdiri, dan gak kebanyakan iklanin pak brewok. 

Langsung saya disidang oleh sahabat-sahabat saya. “ngapain eloe nonton-nonton bola, ngabisin waktu?! Kalau abis tu eloe produktif, bikin tulian tentang bola sih boleh-boleh aja Tapi mana kenyataannya? Gak ada satupun tulisan tentang bola! Eloe mau nonton bole (boleh) tapi jangan nonton bole (Bola/ sepak bola)” 

Awalnya saya marah. Tapi akhirnya saya sadar. Memang kata-kata sahabat kadang pedes dan menyakitkan. Tapi saya yakin itu untuk kebaikan saya. Dan memang harus sahabat yang menegur, orang lain biasanya tidak berani. 

Ada dua pilihan buat saya. Mengurangi nonton bola. Atau mulai membuat tulisan tentang bola. Saya memilih dua-duanya. Nonton bola saya kurangi, tulisan tentang bola mulai saya tulis. 

Hasilnya? Analisa motivasi yang berdasarkan bola ada di buku saya yang menjadi “National Best Seller” judulnya “Gara-Gara Indonesa” (ini bukan iklan tapi menjelaskan proses kreatif saya menulis yang sekalian promosi hehehe)


Kalau orang-orang di sekitar saya biasanya gila drama Korea. Ya silakan aja asal jadi produktif. Adik Saya, Nuri Novita seperti itu. Seneng drama Korea tapi kemudian cerpennya dimuat di majalah Gadis dan Hai. Novelnya akan diterbitkan Gramedia. Wallau A’lam Bih SShawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI