Google+ Followers

Minggu, 09 Maret 2014

My Hunny Hubby



Kalau ada pemilihan orang paling nyebelin se-indonesia, aku bakal milih, Suamiku.

Ya, suamiku. Cowok paling nyebelin yang hidup dan nyata banget di hadapanku. Apapun yang dia lakukan nyaris selalu bisa bikin mulutku maju lima centi, muka cemberut, mata terputar-putar dan ujung-ujungnya mewek gegulingan di kasur atau kamar mandi. Nah loh?!

Serius ini. Hal yang paling bikin aku kesal adalah... Suamiku itu suka  bikin aku cemburu tapi aku nggak boleh bikin dia cemburu. Memang sih, kuakui, suamiku itu tampangnya nggak kalah jauh dari Brat Kepit. Guannnteeng buangeet. Buatku sih pake sangat bangeett. Kalau aku memujinya saat dia menanyakan pantas atau tidak penampilannya, ini kalimat mautnya, “Bunda itu wanita ke seratus satu yang bilang Ayah cakep. Jadi basiiii!” Tapi kalau aku gak memuji, pasti dia bilang, “Ya, untung udah banyak yang muji, jadi gak perlu lah minta pendapat Bunda!” Nyebelin.

Nah, ada lagi yang bikin hati kebat-kebit. Suamiku itu hobby banget beliin aku baju tanpa ngomong. Pernah satu kali dia pulang membawa satu kemeja ungu, bagus banget. Sukaaaa. Tapiiiiiii... ukurannya itu loh, kecil dua nomor dari ukuran body-ku. Mewek gak?! Kan eman, belinya mahal...*gayaa... Tapi nggak bisa dipakai. Beberapa waktu lalu aku iseng nyobain. Emeiziiing pas banget. Aku kelihatan cantik. Aslinya memang cantik... tapi nggak ada yang muji, suami pun tidak. Lalu, dengan pede aku pamer ke suami.

“Yah.. look at me, cantik kannn”

“Hem... cantik.. wah udah cukup ya...”

Aku tersenyum. Berarti dietku berhasil... Yippie...

“Tapi, sayang...”

“Kok sayang?”

“Gak boleh dipake ya...” Aku merengut. “Iya, kan Bunda udah pake jilbab kan, walau itu lengan panjang, tapi tetap gak boleh. Terlalu memperlihatkan lekuk tubuh... ya kalau mau pake yang bener ya jangan itu...”

Tuh kan, nyebelin. Itu baju udah dua tahun nganggur di lemari. Seusia Bianca. Hiks.

Hem... apalagi ya yang dilakukan suamiku? Kalau kuceritakan satu persatu nggak akan ada habisnya. Kadang aku dan dia bagai kucing dan tikus. Tiada hari tanpa gundah gulana. Ada aja. Seingatku, seumur hidup ya baru sama suami ini lah aku menghabiskan airmata yang kalau diukur mungkin gak keitung lagi. Saking hampir tiap hari dibuat mewek.

Nah, kalau ada pemilihan orang paling baek se-indonesia, tetap kupilih suamiku.

Siapa lagi yang memelukku saat kedinginan di malam hari? Yang menciumi keningku setiap bangun pagi... Asal tahu saja ya, suamiku ini lebih awal bangunnya dari pada aku. Hehehe dasar istri pemalas!

Kurasa tak semua suami seperti suamiku. Yang rela belanja bulanan sendirian, beli perkakas dapur, bahkan pembalut sekalipun. Heheheh Bener-bener suami idaman deh pokoknya. Pantas saja mantan istrinya selalu minta balikkan.. Nyesel dia udah menyia-nyiakan suami terhebat sepanjang masa.

Kebaikan suami tak dapat kukisahkan sekaligus. Mungkin di lain kesempatan ya... hehehe

Pokoknya suamiku, Oke deh! Nggak akan ada yang bisa menandinginya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI