Google+ Followers

Senin, 31 Maret 2014

Kelak Kau Akan Tahu Betapa Bunda Menyayangimu

Badannya panas. Pipinya bengkak. Sakit gigi.

Sejak kemarin, aku dan anak-anak menghabiskan liburan di rumah oma, orang tuaku. Sengaja suami tidak ikut karena harus melakukan sesuatu.

Berangkat naik bus dan dilanjutkan naik angkutan umum dua kali. Jauh nian. Tapi karena adik yang tinggal di Kediri sedang liburan juga, akhirnya dibela-belain kumpul. Kangen.

Sepanjang perjalanan, Kahpie yang sedang sakit gigi, menguatkan diri dan bilang padaku bahwa sudah tidak sakit. Was-was, teringat tiap malam kesakitan dan selalu saja ayahnya yang siap sedia menggendongnya. Aku tak kuat. Beratnya sudah tidak seperti bayi dulu. Hehehe.

Ketika malam tiba, aku berpesan padanya. Kalau sakit, jangan menangis ya. Bangunin bunda dan kita minum obat lagi.

Setelah kugosok giginya, kami pun bersiap tidur.

Benar saja, malam badannya panas, gelisah. Aku tahu ia ingin menangis. Seperti ketika ada ayahnya. Tapi ia duduk menahan tangis lalu minta obat.

Kuberi sesendok. Kupegang tubuhnya. Ya Allah, panas sekali. Kugendong dan ia tertidur lagi.
Kubisikan di telinganya, ucapan maaf dan kata sayang. Sambil terkantuk, ia membalas dua buah kata. Aa juga.

Ya Allah, walau aku sering marah, tapi aku sangat menyayangi jagoanku ini. Jagalah ia, berikan kesehatan selalu untuknya.

2 komentar:

  1. moga cepat sembuh mak jagoannya .. amin

    BalasHapus
  2. Semoga cepet sembuh Mbak sakit giginya. Jangan makan permen ya ... :)

    BalasHapus

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI