Google+ Followers

Kamis, 20 Maret 2014

Kaos Kaki Untuk Yayah

"Bun, sudah kering kaos kakinya? Malu deh kaos kakinya ga ganti tuh, aromanya semerbak."
"Udah dong. Bentar."
Dengan santai aku menuju jemuran belakang.
"Alamak..."
"Yah, kaos kakinya kebasahan." Semalam hujan turun. Dan aku lupa sepasang kaos kaki yang dijemur.
Yayah diam dan tanpa ngomel dipakainya kaos kaki yang berhari-hari belum dicuci.
Duh. Malasnya aku ini. Sementara kaos kaki lainnya hanya sisi sebelah saja. Entah digondol siapa. Tapi ini murni salahku. Kenapa juga gak teliti.
Setelah Yayah berangkat kerja kuputuskan mencari belahan hati dari kaos kaki yang terhilang. Bongkar sana bongkar sini.
Haduh. Putus asa. Rumah sekecil ini kok bisa gak ketemu.
Aha!
Kuingat warung sebelah. Kuajak anak-anak dan taraaaa...
Sepasang kaos kaki baru untuk Yayah.
Hihihi. Besok bisa pakai kaos kaki bersih deh Yayah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI