Google+ Followers

Kamis, 13 Maret 2014

Ibu

Aku rindu ibuku. Rasa yang sebenarnya kupendam setiap hari di kota ini. Ibuku pergi di saat umurku masih 3 bulan. Setidaknya itu cerita yang aku tahu. Kisah yang aku terima dari orang sekitarku. Hingga usia 14 tahun, aku belum pernah lagi bertemu dengan ibu. Terakhir kami menghabiskan waktu bersama adalah ketika ia
datang bersama kakakku, yang berusia dua tahun lebih tua dariku, ke rumah kami saat aku masih tinggal di Indonesia, sekitar 11 tahun lalu.


Kami pergi bertiga berkeliling kota tempat aku lahir, aku sangat bahagia kala itu karena kami sangat jarang bertemu dengan mereka. Jujur aku tak pernah menyangka itu pertemuan terakhir kami. Hingga kini aku hanya menatap wajah ibuku dari foto-foto yang ia upload di jejaring sosial miliknya. Selebihnya aku hanya
memendam rasa rindu ini dalam hati.

Bukan tanpa alasan ayahku pergi ribuan kilometer jauhnya hanya sekedar menjauhkan kami, menurut ayahku kita menjauh karena ayah tak ingin aku melihat, mendengar cerita-cerita miring tentang ibuku. Aku tak pernah tahu apa itu, hanya saja dari catatan-catatan yang dibuat ayah, ia sering menceritakan kejadian yg dialami bersama ibuku.

Pernah di satu catatannya ayah menceritakan penyebab kenapa ibuku pergi. Ada laki-laki lain yang menurut ibuku lebih keren dan kaya yang membuat hatinya tergoda. Dalam perjalanan itu pula ibuku mengenal minuman keras, kerap ia pulang dari clubing harus dipapah oleh teman-temannya akibat mabuk. Masih menurut catatan ayahku, sebenarnya ibuku sering menghubunginya hanya sekedar menanyakan kabar dan keadaanku, ibuku sering berkeluh kesah kepada ayahku, kenapa ia selama ini sering berpesta dan bersenang senang.

Oh iya, kakakku sekarang sudah kelas 2 Smu, dari foto-foto yang kulihat, ia tampak sangat cantik. Sebenarnya aku sangat rindu akan ibu dan kakakku, aku hanya sekedar ingin memeluk mereka, ingin sesekali bercengkrama. Sungguh aku rindu ibu dan kakakku....

Di hari Ibu ini aku ingin sekali memeluknya dan mengatakan banyak sekali harapanku untuknya, harapan yang sangat ingin kusampaikan setiap kali aku membaca cerita cerita 'aneh' di catatan ayahku. Aku tak mau lagi mendengar ibuku mabuk-mabukan, aku tak ingin lagi membaca cerita ibuku yg sedih gara-gara hidup yang dia hadapi. Aku ingin ibuku bahagia dan jadi ibu yang baik untuk kakakku, tidak harus baik untukku.

Aku sayang ibu, aku sayang kalian.
Selamat hari ibu bunda..... lov U.....
Marseille-Perancis 2212213

*catatan ayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI