Google+ Followers

Minggu, 16 Maret 2014

Hiduplah Bersama Impian

Siapa yang tak kenal dengan Michael Jordan, pebasket andalan Cicago bulls di era tahun  2000an.
Namun hanya beberapa orang yang mengetahui jika ia tidak diterima di tim basket Universitas saat kuliah, ia hanya diterima di tim universitas junior karena tingginya hanya 172cm kala itu.

Namun ia memiliki tekad yang kuat hanya untuk membuktikan kepada pelatihnya bahwa telah salah menolaknya masuk tim Universitas.

Setiap hari ia datang lebih awal dari mahasiswa lainnya, ia selalu latihan bermain basket dan sering bergelantungan di ring basket berharap tinggi badanya bertambah.

Setelah setahun tim junior telah benar-benar menjadi tim, dan Michael lah yang menjadi motor dari setiap kemenangan tim.

Pada tahun pertama, tinggi Michael bertambah 10 cm. Karena talenta dan kemauran kerasnya akhirnya pelatih tim Universitas memasukan Michael ke tim.

Untuk bisa hebat kita harus bisa mengesampingkan hambatan dan kekurangan, berbuatlah lebih dari kebanyakan orang. Untuk menjadi hebat tidaklah mudah, namun jika kita bersungguh-sungguh maka tidak ada yang tidak mungkin.

Hingga kini Michael Jordan menjadi pemain paling sukses sepanjang sejarah NBA.
Di dunia ini semuanya bisa terjadi jika kegagalan menghampiri kita, pastikan itu tidak membunuh impian kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI