Google+ Followers

Menurutmu, antara pria dan wanita, siapa yang paling pintar menggoda?
Sudah ketemu jawabannya?

Yup. Berdasarkan survey (yang saya baca tentu saja), wanita lebih pintar dalam urusan mengirim sinyal godaan. Selain itu, wanita juga pintar mengenali godaan. Pada umumnya, wanita lebih memiliki intuisi dalam menggoda pria, dengan bahasa gerak tubuh, penanpilan, kelakyan, perhatian dan masih banyak lagi.

Bagi kita wanita yang memegang teguh adat ketimuran pun, sebagian besar punya kebiasaan menggoda seseorang dengan aksi 'malu-malu kucing'. Menggoda tapi berusaha tidak ketahuan.
Wanita yang bertemu dengan pria yang ia sukai, tanpa sadar sering melakukan gerak/bahasa tubuh tertentu, misalnya gigitin bibir, membelai ujung rambut, memainkan alat tulis, atau apa pun yang bisa menarik perhatian pria tersebut.

Biasanya itu terjadi saat masa pedekate. Tapi... Ketika sudah berumahtangga, biasanya istri justru menjadi pendiam, pasif, tidak ingin menggoda, atau berharap suaminya yang menggoda. Seakan-akan ingin suami membaca pikirannya.

Bagaimana jika pasangannya justru pria yang jauh dari kata romantis? Atau justru sang suami bertipe melankolis, ingin dirayu istri sebagai bumbu penyedap hubungan. Nah kalau sudah begini istri akan merasa tidak disayang, diacuhkan, diremehkan dan sebagainya.

Bagi pria, yang paling membuatnya merasa 'jantan' adalah saat ia berhasil menyenangkan pasangan dalam hubungan seksual. Jika suami merasa tidak bisa memenuhi kebutuhan emosional istri, justru si pria akan semakin berhenti memenuhi kebutuhan emosional istri. Nah, maka butuh pengertian dan pengetahuan agar seorang wanita yang telah menjadi istri agar dapat menyampaikan apa yang jadi kebutuhan emosionalnya.
Seorang wanita, akan tampil memesona dan bersinar auranya saat ia bahagia. Seorang istri yang terpenuhi kebutuhan seksnya dan merasa bahagia kala melakukannya, akan selalu ramah murah senyum dan lebih toleran. Ini kenyataannya. Fakta dan bukan sekedar teori.

Jangan tunggu suami anda menggoda untuk aksi mencumbu. Lakukanlah apa yang anda inginkan. Jika suami menjauh dan hubungan seks mendingin, jangan sungkan dan ragu untuk menggodanya. Jangan merasa jadi wanita murahan hanya karena ingin menggoda suami sendiri. Berinisiatiflah untuk memulai lebih dulu. Aktif merangsang pasangan dengan menggodanya, bukan hal yang aneh.
Sudahkah anda menggoda pasangan anda? Just do it.

Bandung - Dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya tutup usia. Asep yang tenar dengan panggilan dalang 'Cepot' salah satu tokoh wayang punakawan ini meninggal karena sakit.

Informasi dari pengurus Persatuan Dalang Indonesia Asep AS Hudaya, almarhum meninggal sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (31/3/2014). Asep Sunandar meninggal karena sakit komplikasi yang dideritanya di RS Al Ihsan, Bandung.

"Beliau maestro yang tidak mungkin tergantikan untuk sekarang. Guru semua dalang muda," jelas Asep Hudaya.

Almarhum Asep Sunandar, sebelum dibawa ke rumah sakit dikabarkan jatuh di rumahnya di Jelekong, Bandung. Saat dibawa ke rumah sakit, Asep Sunandar tak tertolong.

"Beliau sosok bersahaja, yang selalu menanamkan inspirasi kepada dalang muda. Dalang harus memiliki visi yang jelas," tutur Asep Hudaya.

Asep Sunandar lahir pada Mei 1955. Kini diusianya yang ke 59, Asep Sunandar berpulang. Kala mendalang, Asep Sunandar kerap menjadikan Cepot sebagai tokoh utama. Logat dan ucapannya soal Cepot sangat khas dan banyak diingat para pencinta wayang golek.

Sumber : detiknews

Badannya panas. Pipinya bengkak. Sakit gigi.

Sejak kemarin, aku dan anak-anak menghabiskan liburan di rumah oma, orang tuaku. Sengaja suami tidak ikut karena harus melakukan sesuatu.

Berangkat naik bus dan dilanjutkan naik angkutan umum dua kali. Jauh nian. Tapi karena adik yang tinggal di Kediri sedang liburan juga, akhirnya dibela-belain kumpul. Kangen.

Sepanjang perjalanan, Kahpie yang sedang sakit gigi, menguatkan diri dan bilang padaku bahwa sudah tidak sakit. Was-was, teringat tiap malam kesakitan dan selalu saja ayahnya yang siap sedia menggendongnya. Aku tak kuat. Beratnya sudah tidak seperti bayi dulu. Hehehe.

Ketika malam tiba, aku berpesan padanya. Kalau sakit, jangan menangis ya. Bangunin bunda dan kita minum obat lagi.

Setelah kugosok giginya, kami pun bersiap tidur.

Benar saja, malam badannya panas, gelisah. Aku tahu ia ingin menangis. Seperti ketika ada ayahnya. Tapi ia duduk menahan tangis lalu minta obat.

Kuberi sesendok. Kupegang tubuhnya. Ya Allah, panas sekali. Kugendong dan ia tertidur lagi.
Kubisikan di telinganya, ucapan maaf dan kata sayang. Sambil terkantuk, ia membalas dua buah kata. Aa juga.

Ya Allah, walau aku sering marah, tapi aku sangat menyayangi jagoanku ini. Jagalah ia, berikan kesehatan selalu untuknya.

Ada yang keliru dengan 'budaya' merokok sebagian masyarakat Indonesia, masyarakat yang majemuk.

Bagi sebagian mereka alasan merokok adalah demi menjaga kesehatan, nah loh.....

Ketika saya bertanya terhadap salah satu teman perokok mengenai alasan kenapa merokok menjadi bagian gaya hidupnya, dengan enteng ia menjawab : "Alasan saya merokok adalah mengurangi resiko bahaya yang di akibatkan oleh asap rokok, karena jika saya tidak merokok dilingkungan perokok maka saya akan memiliki resiko 3 kali lebih bahaya akibat asap rokok".

Inilah cerminan sebagian masyarakat indonesia, mereka hanya mementingkan diri sendiri.
Atau mungkin sifat dasar kita memang hanya peduli pada diri sendiri, sadar atau pun tidak.
Ga percaya???
Sekarang coba buka album foto, dalam momen foto beramai-ramai foto siapa yang pertama kali kita lihat? Jujur....
Pasti foto diri kita. Itulah sifat dasar manusia, tinggal bagaimana kita bisa memanage- nya.

:rh


:

WALAUPUN KEHILANGAN TETAP BERSYUKUR

OLEH: AGUNG PRIBADI
ODOK #16

Saya pernah kemalingan motor senilai rp 15 juta dan pada saat yang sama ditipu orang dan kehilangan uang 10 juta lebih pada tahun 2008, dua hari kemudian saya kecelakaan motor. Saya sedih, galau, marah. Yang membuat saya bangkit karena saya masih punya sahabat yang baik yaitu Isa Alamsyah dan Asma Nadia, yang
menolong saya. Kemudian sahabat saya yang lain berkata, “Hanya ada dua pilihan mengenai hubungan kita dan dunia. Dunia meninggalkan kita atau kita meninggalkan dunia atau meninggal”. Kata-kata ini yang membuat saya bangkit.

Apa yang harus saya risaukan? Saya hanya kehilangan segitu, sementara saya masih punya banyak hal lain yang bisa disyukuri. Sahabat,
pekerjaan, saudara, mata sehingga bisa membaca terutama membaca Al Qur-an dan menonton film bermutu. Telinga sehingga bisa
mendengarkan lagu kesukaan. Lidah sehingga masih bisa makan enak. Masih bisa buka internet, masih bisa melakukan hobby saya yaitu menulis.

Lagipula saya malu dengan Mujahidin Afghanistan, pernah ada kisah, seorang Mujahid rumahnya dibom sampai hancur lebur. Beberapa anaknya meninggal. Dia malah mengadakan syukuran dengan memotong kambing, dua atau tiga. Syekh Abdullah Azzam, seorang yang dituakan Mujahidin Afghan bingung dan bertanya, “Kenapa kamu malah mengadakan
tasyakuran? Bukankah rumahmu hancur dan anak-anakmu meninggal?”

Sang Mujahid menjawab, “AKu bersyukur walaupun ada anakku yang diambil Allah, tapi Allah tidak mengambil anakku yang lain! Jadi aku bahagia” Subhanallah itulah bersyukur.

Bersyukur itu kunci kebahagiaan. Itu juga NO EXCUSE, yaitu focus pada yang kita miliki, bukan
kepada yang tidak kita miiiki. Wallahu A’lam bish Shawab.

KISAH BRUCE LEE



OLEH:AGUNG PRIBADI



ODOK #15 



Bruce Lee itu pernah lumpuh seluruh badan akibat dikeroyok dan dipukuli. Jangankan berdiri atau duduk berbaringpun tidak bisa.



Ia hanya bisa telungkup di kasur rumah sakit dengan diikat ke tempat tidur. Karena frustasinya ia pernah mencoba bunuh diri, tapi istrinya terus mendampingi Bruce Lee yang menjadi pemarah.



Istrinya terus membantu rehabilitasi medik (fisioterapi) walaupun sambil dimarahi terus-terusan oleh Bruce Lee. Setelah 2 tahunpun Bruce Lee bisa bermain kungfu lagi berkat kesabaran istrinya dan motivasi yang kuat dari dalam diri Bruce Lee.



Bruce Lee pun mulai menawar-nawarkan konsep film kungfunya ke pusat industri film Amerika: Hollywood. Ia ditolak oleh seluruh perusahaan film di Hollywood. Ada perusahaan film yang menolak Bruce Lee tapi idenya dicuri tanpa membayar sesenpun ke Bruce Lee.



Bruce Lee pantang menyerah. Dari kursus kungfunya ia berhasil mengumpulkan uang untuk pergi ke Hongkong. Ide Bruce Lee diterima di Hongkong. Dari sinilah Bruce Lee mulai terkenal dan sukses. Setelah sukses baru perusahaan-perusahaan di Hollywood menyembah-nyembah Bruce Lee untuk main film kungfu di Hollywood.

Wallahu A’lam bish Shawab.
Liburan lagi di Bale Kambang.

Berangkat sudah jam tiga sore, sengaja pengen lihat sunset. Ealah, tapinya mendung. Jadi ya cukup menikmati suasananya saja.










Tidak banyak mengabadikan foto, karena sibuk bercerita bersama suami. Namun ini liburan yang cukup menyenangkan. Senang bisa membuat anak-anak tertawa riang.

LAin kali kita nginap di pantai ya, Ayah :)

"Bunda, cepetan sih, Aa-nya mules!"

"Bentar, sabar, dikit lagi."

Paling sebal deh, kalau sudah urusan setor-menyetor di kamar mandi, diganggu gugat oleh somebody.

"Bunda, dd atit eyut."

Alamak, ni satu rumah kenapa kompakan mulesnya ya? Secepat kilat aku menuaikan semua ini. Pintu dibuka dan aduh duh, krucil udah siap dengan baju dijinjing se-dada.

"Aa dulu..."

"Dd duluuuu...."

"Hayo, gantian. Siapa duluan?"

"Stop... Yayah dulu...." Ujug-ujug suami datang, masih dengan sepatu kerjanya.

"Ayaaaahhh"

Brak. Pintu ditutup dan krucil berlomba gedor pintu paling kencang sambil teriak, "Mules..."


gambar dari mbah gugel

YANG KITA SEBUT MUSIBAH BELUM TENTU
MUSIBAH
OLEH: AGUNG PRIBADI
Dua putri Rasulullah SAW, Ruqayyah dan Ummi Kaltsum pernah bercerai. Sekilas peristiwa ini adalah hal yang menyedihkan dan menyakitkan.
Apakah ini musibah? Bukan! Mengapa?
Pertama, kedua putri Rasululllah bercerai sebelum bercampur. Kedua, suami mereka adalah anak Abu Lahab dan istrinya yang saking
jahatnya diabadikan dalam AL Qur-an surat Al Lahab.
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa
2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar
5. Yang di lehernya ada tali dari abut.
Ketiga, Ruqayyah dan Umi Kaltsum nantinya menikah dengan Utsman Bin Affan (tidak secara bersamaan). Ustman adalah saudagar kaya yang
rela jor-joran mengeluarkan hartanya demi perjuangan Islam. Utsman adalah salah satu sahabat Rasululllah yang dijamin masuk surge.
Utsman juga menjadi khalifah ketiga dan jasa terbesarnya mengumpulkan ayat-ayat Al Qur-an
dalam 1 mushaf.
Jadi kalau menghadapi hal yang menyakitkan atau musibah, bersabarlah, ada hikmah di balik
setiap musibah.

KETIKA ADA TANTANGAN KREATIFLAH

Oleh: Agung Pribadi

Sejak revolusi Iran tahun 1979, Iran adalah satu-satunya Negara di dunia yang berani memproklamirkan diri sebagai Negara yang “Tidak memproduksi film bertema kekerasan dan
seks”. Di Iran juga Badan Sensor Film nya sangat ketat.

Apakah Sineas Iran memprotes keberadaan Badan Sensor Film seperti di Indonesia? Tidak!
Mereka tetap membuat film. Mereka
menekankan untuk memperbagus acting dan penceritaan.
Hasilnya? Film-film Iran sering mendapat penghargaan dalam festival-festival film internasional bergengsi seperti Cannes di
Perancis dan Berlin film festival di Jerman. Ketika mendapat kesulitan berupa sensor yang sangat ketat, para sineas Iran mengatasinya dengan kreativitas.
Dulu ketika Uni Sovyet masih ada, ekspresi keberagamaan secara terang-terangan, apalagi besar-besaran dilarang. Salah satunya adalah pelarangan pemotongan hewan qurban. Yang melanggar akan dihukum berat. Maka ulama di
sana berfatwa, boleh berkurban menggunakan uang. Itulah kreativitas.

Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1998 dan harga telur melambung 4 x lipat, Ade
Rai sebagai atlet binaraga sangat kesulitan karena ia harus mengonsumsi putih telur dalam
jumlah besar. Apakah ia menyerah? ATau minimal mengeluh? Tidak! Ia mengganti konsumsi telur dengan mengonsumsi tempe yang
harganya jauh lebih murah.

Hasilnya? Ade Rai berhasil menjuarai Kejuaraan Binaraga Asia tahun 1998. ketika mendapat kesulitan Ade Rai tidak mengeluh. Ia
mengatasinya dengan kreativitas.
Pada tahun 1998 ini juga harga pakan ternak yang mayoritas barang impor melambung 4 x
lipat. Pengusaha peternakan yang bagaimana yang bisa bertahan? Pengusaha yang dengan kreativitasnya membuat pakan ternak sendiri berbahan kulit telur, cangkang udang, cangkang
kepiting, duri ikan, duri cumi, dan tulang ayam.

Jadi ketika menghadapi tantangan atau ditimpa kesulitan kreatiflah! Itulah kunci kesuksesan.
********

"Gue berani taruhan deh, tulisan gue lebih keren dibanding Elo. Bukan cuma keren, karya gue udah melanglang buana ke mana-mana. Elo? Mana?"

Huff....

Saya hanya bisa tersenyum mendengar seseorang yang memang hebat dalam berkarya. Apalagi si lawan bicara memang belum ada apa-apanya. Tulisan yang dihasilkan juga ya hanya untuk konsumsi pribadi, walau banyak juga orang yang menyukai tulisannya.

Yang jadi soal adalah 'tak punya nama' di media cetak. Belum melanglang buana.

Tidak sedikit penulis yang seperti itu. Ada 'Gue' dan 'Elo'.

Saya sendiri masih berada di 'Elo'. Walau begitu, tidak mematahkan semangat saya untuk terus menulis sambil memperbaiki diri menggali ilmu kepenulisan lebih dalam lagi.
Semua hanya tentang waktu dan seberapa besar hasil dari apa yang sudah kita upayakan. Kalau tekun, tentulah buah yang kita petik manis dan lebat.

Kuantitas haruslah sebanding dengan kualitas. Jangan banyak-banyakan karya tapi kualitasnya ya segitu-gitu aja. Kalau bisa ya makin lama makin tinggi kualitasnya.

Banyak karya yang dicetak itu bagus, tapi ketika menulis masih saja salah menempatkan kata depan, atau eyd amburadul, itu berarti belum berkualitas.

Hem... Jadi, kamu ada di mana? 'Gue' atau 'Elo'?
Apa yang paling menyenangkan setelah menikah?

Kalau aku, pacaran. Hehehehe. Jadi begini... Sejak menikah, aku tidak bisa langsung bulan madu seperti layaknya pengantin baru. Karena tentu saja, aku sudah harus mengurus bayi. No... No... Ini tak seperti anggapan kalian.

Sebelum menikah pun, aku sudah menggendong bayi. Lima bulan usianya. Juga ada kakak yang baru satu setengah tahun. Otomatis, pas nikah, aku menikmati jadi ibu. Wuah... Susah mau mesra-mesraan sama suami. Apalagi, suami tercinta kerja di luar kota. Jadilah aku seorang diri merawat anak-anak. Kebayang gak sih repotnya. Hahahah pengen mewek kalau ingat masa-masa itu.

Nah sekarang anak-anak udah agak diem. Lebih suka main sendiri. Dan aku bisa lebih santai bermanja-manja ria sama suami. Jadi pacaran lagi. Persis abg. Apalagi suami tuh ngangenin banget. Jadi tiap suami pulang dari mana saja, pengen banget langsung meluk dan bawaannya pengen bobo. Nah loh... Hihihi

Pokoknya, dunia serasa milik berdua. Sampai-sampai suka ngungsi ke kamar sebelah demi kemesraan. Hihi. Jadi malu.

Udah ah. Mau pacaran dulu ya...
Malam ini, sama seperti malam-malam sebelumnya. Cuma... Di rumah lebih ramai.
Burung-burung pada berlomba dengan kicauan yang aduhai merdu sekali.
Jadi ceritanya, suami baru dapat Cucak Ijo lagi. Bagus... Bunyi aja. Tambah ramailah.
Tampaknya bakal jadi juara lagi nih burung.
Enaknya dinamai siapa ya?
Malam Sabtuku benar-benar ceria.
BERHARAP ADA PERUBAHAN TANPA MELAKUKAN PERUBAHAN

Oleh: Agung Pribadi


Seringkali kita berharap ada perubahan dramatis dalam hidup kita, ada peningkatan yang melesat dalam kehidupan, tetapi lucunya kita tidak melakukan perubahan apa-apa untuk mencapainya. Salah satu laga piala dunia bisa menunjukkannya.


Pada pertandingan Piala Dunia Sepakbola 19 Juni 2010 antara Belanda melawan Jepang, Ibrahim Affelay dari Belanda dalam 20 menit mendapat peluang 2 kali di sektor sayap kiri Belanda atau sektor kanan dari pertahanan Jepang. Dua kali ia mendapat kesempatan seperti itu dan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Jepang. Pada percobaan tendangan pertama ia gagal mencetak gol karena tendangannya sangat biasa yaitu menyusur tanah. Pada kesempatan kedua ia mendapat peluang yang sama persis.


Sudah tahu cara yang pertama yaitu cara yang biasa-biasa saja gagal mencetak gol Ibrahim masih melakukan cara itu tapi mengharapkan hasil yang berbeda yaitu tercipta gol, ternyata seperti sudah ditebak ia gagal mencetak gol. Seharusnya ia melakukan cara yang berbeda yaitu cara yang tidak biasa misalnya mencongkel bola atau memberikan umpan kepada temannya yang berdiri lebih bebas. Ibrahim Affelay mengharapkan hasil yang berbeda dari sebuah cara dalam pekerjaan yang sama.

Suatu hal yang jarang terjadi atau kemungkinannya sangat kecil.

Seharusnya Ibrahim melakukan seperti yang dilakukan Ronaldo pada Piala Dunia 2002. Saat itu Brazil melawan Turki di seminal. Berkali-kali Ronaldo dan penyerang lainnya tinggal berhadapan dengan Rustu Recber penjaga gawang Turki. Berkali kali mereka menendang dengan cara sama dan cara biasa yaitu tendangan lurus. Berkali-kali pula ditepis kiper Turki itu. AKhirnya Ronaldo dua kali melakukan tendangan berbeda. Yang satu dipantulkan ke tanah dulu, yang kedua tendangan melengkung. Dua-duanya menjadi Gol dan mencatatkan Ronaldo menjadi top scorer di Piala Dunia 2002 itu.

Dalam kehidupan, dalam dunia tulis-menulis, atau dalam bisnis hal ini juga berlaku. Misalnya Kita saat ini menjadi pegawai yang biasa-biasa saja. Berangkat jam 7 pagi sampai rumah lagi jam 8 malam setelah itu menonton sinetron atau gossip lalu tidur. Dalam bekerjapun kita tidak melakukan yang terbaik, biasa-biasa saja. Anehnya kita mengharapkan terjadi sesuatu yang berbeda untuk cara kita yang sama dan biasa-biasa saja.  Kita mengharapkan penghasilan kita naik menjadi 10 kali lipat atau 100 kali lipat dengan cara yang sama dan biasa-biasa saja. Apakah bisa?


Walaupun ada kemungkinannya tetapi sangat jarang terjadi. Kalaupun ada itu keberuntungan semata.
Sebelum tahun 1987 masyarakat depok bekerja begitu begitu saja dan biasa-biasa saja. Ada yang dengan cara biasa tetapi penghasilannya menjadi 10 kali lipat bahkan ada yang 100 kali lipat karena pada tahun 1987 kampus UI pindah ke depok dan harga tanah meningkat berkali-kali lipat. Ini adalah keberuntungan dan hal yang jarang terjadi. Tapi kalau dengan cara itu kita mengharapkan penghasilan kita meningkat 10 atau 100 kali lipat itu sama saja dengan berjudi.


Terbukti ada yang mau menjual tanahnya seharga 1 milyar dengan menolak skema ganti rugi dari pemerintah akhirnya tidak mendapat sepeserpun. Mau untung malah jadi buntung. Kalau kita mengharapkan dengan cara yang sama dan biasa saja tapi mengharapkan hasil yang berbeda maka hal ini sangat jarang terjadi.
Kita bilang ingin jadi penulis, tapi sering beralasan tidak ada waktu luang. Kalau kita menunggu tidak aka nada waktu luang, tapi kita harus meluangkan waktu. Seperti ODOK saya di hari Minggu atau hari kerja jam 1 atau jam 2 dini hari. Begitupun waktu saya menulis buku Best Seller Gara-Gara Indonesia, saya lakukan kebanyakan dengan mengorbankan waktu tidur dan waktu liburan saya.


Ayo! Mulai sekarang kita tekadkan pada diri kita untuk tidak melakukan cara yang sama dan biasa-biasa saja. Kita harus mulai berfikir di luar kotak.

Misalnya sebagian gaji kita, kita sisihkan untuk investasi, misalnya di penerbitan buku seperti buku-buku terbitan asma nadia publishing house, atau kita membuka laundry kiloan di garasi rumah, atau jualan yang pasti dibutuhkan semua orang misalnya makanan atau pulsa, tapi makanan masih ada resiko basi, kalau pulsa tidak.


Atau kita mulai berusaha menjadi penulis karena seseorang dengan profesi apapun apabila menjadi penulis maka ia lebih berpengaruh, lebih bisa meningkatkan penghasilan 10 sampai 100 kali lipat, contohnya ada seorang petugas cleaning service yang penghasilannya meningkat 100-1000 kali lipat karena menulis. (Ada dalam materi pelatihan menulis yang diberikan oleh Asma Nadia Publishing House yang terdekat tanggal 13 April 2014). Kalau kita sisihkan uang gaji kita Rp. 400.000,- untuk mengikuti workshop menulis itu menjadi sangat murah kalau hasilnya kita bisa mendapat penghasilan 100 – 1000 kali lipat dari sekarang. Jadi mahal atau murah adalah soal itu uang terbuang percuma atau investasi.


Ayo! Mulai sekarang kita mulai berfikir di luar kotak dan tidak biasa. Jangan mengharapkan hasil yang berbeda dari cara-cara yang sama dan biasa-biasa saja.
MENGAPA SAYA MELAKUKAN ODOK (ONE DAY ONE KARYA)



OLEH AGUNG PRIBADI



Episode 1



Pada Final Liga Chapion 1999, Manchester United (MU) tertinggal 0-1 dari Bayern Muenchen. 



Apa yang dilakukan MU? MU menyerang gawang Muenchen habis-habisan. Injury Time yang diberikan wasit 3 menit setelah 90 menit berlalu. 



Karena waktu yang disediakan hampir habis, MU melakukan segala daya upaya untuk memenangkan pertandingan, berkerja sangat keras dan berpikir keras tentang strategi apa yang harus dilakukan.



Misalnya memasukkan pemain pengganti yaitu Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer. Melalui umpan silang David Becham terciptalah 2 Gol dalam 3 menit itu oleh kedua pemain pengganti itu. MU pun berhasil memenangkan pertandingan dan merebut gelar juara Liga Champion 1999.



Episode 2



Pada Final Piala Dunia 1998, Brazil tertinggal 0-2 dari Perancis. Ketika waktu pertandingan tersisa 20 menit. Brazil menyerang habis-habisan Perancis untuk mengejar defisit 2 gol itu. 



Tapi Brazil menyerang sporadis. Hanya Ronaldo yang dijadikan target Man. Padahal saat itu Ronaldo tidak terlalu fit. Brazil menyerang habis-habisan tanpa strategi yang jelas. 



Akibatnya seorang pemain Perancis yaitu Emanuel Petit, lepas sendirian di wilayah pertahanan Brazil, karena semua pemain sedang menyerang. AKibatnya Petit berhasil mencetak Gol dan Brazil kalah 0-3 dari Perancis. Perancislah yang keluar sebagai juara dunia 1998.



Nah! Hidup itu ibarat bermain sepakbola. Dalam sepak bola, ketika tertinggal 0-2 sementara wakktu kita hampir habis yang dilakukan adalah menyerang gawang lawan habis-habisan dan mengerahkan seluruh energi dan memilih strategi yang tepat, seperti 2 pertandingan yang saya tulis di atas. 



Umur saya bulan depan 42. Kalau melihat usia Nabi Muhammad 63 tahun, maka waktu saya hamper habis, bahkan bisa lebih cepat karena kita tidak tahu umur kita sampai kapan. 



Teman-teman saya sudah banyak yang meninggal. Dosa saya sangat banyak amal sangat sedikit, posisi saya seperti sedang tertinggal 0-1 atau 0-2. Yang saya lakukan ya harus menyerang habis-habisan dan menerapkan strategi yang tepat supaya ketinggalan 0-2 bisa disusul.



Mnurut saya ODOK itu metode yang pas, strategi yang tepat. Kalau tulisan saya banyak yang share dan banyak orang berubah ke arah lebih baik, bahkan menularkan virus ODOK ini mudah-mudahan saya bisa mengejar ketertinggalan dan memenangkan pertandingan. Kalau melihat tulisan di atas, doakan saya supaya bisa seperti MU 1999. BukanAa seperti Brazil 1998. Aamiin. Wallahu A’lam Bish Shawab.

PILIHLAH PEKERJAAN YANG SULIT

OLEH AGUNG PRIBADI


Apa yang saya lakukan kalau ada kesulitan? Awalnya saya menghadapinya lama-lama justru saya mencari kesulitan itu. Supaya apa? Awalnya memang sulit tapi lama-lama biasa karena level saya meningkat. Ilmu saya bertambah. Ketika kuliah di jurusan sejarah UI, mata kuliah ibu Dr. Wardiningsih dihindari oleh teman-teman karena semua buku teks nya berbahasa Inggris, saya malah mengambil seluruh mata kuliah itu. Hasilnya? saya jadi lancar berbahasa Inggris terutama dalam membaca. Artinya apa? Level saya meningkat dalam bahasa Inggris. 

Waktu saya SMA saya bagaikan katak dalam tempurung karena di rumah terus. Sebagai orang yang pakai tongkat saya kesulitan untuk pergi-pergi naik bis, naik taksi mahal jadi tidak bisa. Tapi kesulitan itu saya hadapi, justru saya mencoba sering-sering naik bisa untuk mengejar pengajian. Awalnya sulit, lama-lama saya bisa dan terbiasa pergi sendirian pakai bis. Level saya meningkat. Ilmu naik bis ini sangat berguna ketika saya kuliah. ALhamdulilllah.

Waktu kuliah saya paling suka membaca buku-buku tentang Islam, lebih mudah buat saya menulis skripsi tentang sejarah Islam. APa yang saya lakukan ketika menulis skripsi, apakah menulis tentang sejarah Islam? Tidak! Saya menulis tentang Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Kebatinan). Akhirnya pengetahuan saya bertambah luas dan level meningkat. 

Tanggal 1 Januari 2012 saya memegang jabatan baru, amanah baru, sebagai penanggung jawab marketing online. Sebuah pekerjaan yang berat. Sebagai gambaran sudah 4 orang sebelum saya yang menyerah dan berhenti setelah bekerja beberapa bulan, saking beratnya pekerjaan itu. 

Sudah terbayang oleh saya beratnya pekerjaan ketika menerima amanah itu. Tapi saya lebih suka menghadapi kesulitan ketimbang menyerah. Awalnya stress, lama-lama gila, eh nggak ding. Lama—lama saya lebih santai karena saya makin ahli, makin sistematis, dan saya bisa meningkatkan omset hingga 5 kali lipat. 

Saya menjadi satu-satunya orang di jabatan ini yang bekerja selama tahunan. Sudah 2 tahun lebih. Level saya meningkat, ilmu saya bertambah. Begitulah cara meningkatkan kualitas diri kita. Dengan cara memilih kesulitan atau menghadapi kesulitan dan menganggapnya sebagai tantangan. 

Seperti kata Oom Mario Teguh, ketika menghadapi masalah, jangan berdoa Wahai Tuhan berilah saya masalah yang kecil tapi berdoalah jadikan saya orang besar, sehingga masalah sebesar apapun menjadi kecil. Wallahu A'lam bish Shawab
DIGEBUKIN ALLAH

OLEH AGUNG PRIBADI 


Saya punya sepupu anak yatim. Dia diasuh paman saya. Dia anak laki-laki tertua dari 5 bersaudara. Kegemarannya baca buku terutama komik Tinitin. 

Waktu SMP sering bolos untuk ke toko buku dan membaca Tintin. Suatu saat diadili paman saya dan digebukin habis-habisan. “Ampun, Paklik! Ampun Paklik”, katanya sambil menangis.“Ini pelajaran buat kamu! Supaya gak akan bolos lagi!” 

Apakah sepupu saya dendam kepada paman saya? Tidak! Sepupun saya suatu saat berkata ketika berziarah, “Terima kasih Paklik karena sudah gebukin saya. Sehingga bisa jadi laki-laki yang bertanggung jawab mengurus 4 adik dan ibu! Dan sekarang mengurus istri dan anak” 

Allah juga begitu, kadang-kadang gebukin kita. Kita diberi rasa sakit. Dberi kesusahan. Jodoh gak dateng-dateng. Susah cari kerja. Penyakit gak sembuh-sembuh. Punya utang banyak. Ditipu orang. Usaha bangkrut. Ditinggal Istri atau suami. Kehilangan anak. Ta’aruf gagal. 

Mungkin itu cara Allah menyadarkan kita supaya menjadi hamba-Nya yang benar, bertanggung jawab atas tugas kekhalifahan dan ibadah. “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (QS 51:56).

Dulu saya bandel, sholat di akhir waktu dengan entengnya. Tidak tahajjud, pelit sedekah, malas dhuha, penganut Islam Liberal.

Saya susah dinasehati. Langsung Allah yang gebukin saya. Berkali-kali gagal ta’aruf, dihina calon mertua (yang dulu). Buku gak terbit-terbit. Penghasilan anjlok drastis. 

Alhamdulillah karena Allah gebukin saya,saya mulai mengubah kebiasaan. Nggak lagi ngegampangin sholat. Walaupun masih jauh dari bener, sekarang kalau sholat di akhir waktu ada rasa malu dan bersalah yang amat sangat. 

Mulai berusaha sholat di Masjid, minimal di waktu zhuhur (jam istirahat kantor) atau maghrib. Mulai rajin baca Al Qur-an dan tafsirnya. Merasa Adem kalau ke Mesjid, karena itu rumah Allah. Mulai rajin berzikir dan baca sholawat Nabi dengan menghayati banget. Mulai bertobat dari Islam Liberal dan mengritiknya.

Ya memang masih jauh dari sempurna, tapi dengan adanya rasa malu dan bersalah saya gak ngegampangin sholat lagi, mulai dicoba bangun malam, (walupun kadang-kadang kelewatan kalau siangnya capek banget). 

Bukan bermaksud riya. Saya cuma mau memberi tahu, maksud Allah baik ketika memberikan kita masalah-masalah, supaya kita bertobat, supaya kita mendekati-Nya. Jujur saja, kalau gak digebukin Allah mungkin kita tidak memperbaikii diri. Seperti sepupu saya itu, kalau gak digebukin mungkin masih sering bolos sekolah dan jadi laki-laki yang tidak bertanggung jawab.Wallahu A’lam bish Shawab
BENGONG ITU KERJAAN

OLEH: AGUNG PRIBADI

Bengong itu kerjaan. Koq bisa? Orang Betawi kalau ada anakyang bengong bilang begini, “Gapain aja lu, Tong, kerjaan elu bengong aje!”

Memang benar salah satu buku tersukses di dunia, HarryPotter, berawal dari bengongnya JK Rowling ketika naik kereta. Saya dalam 24 jam ini bisa menghasilkan 7 tulisan, banyak yang heran. Ya memang menegetiknya sebentar. Tapi kenapa saya bisa produktif begitu.

Karena saya sering bengong. Tapi bengongnya mikir,mengamati, dan merenungkan. Itulah Iqra (Membaca) dan menulis. Proses menulisdimulai dari bengong-bengong nya saya bertahun-tahun, itu sudah dinamakanproses menulis. Jadi profesi menulis itu enak karena bisa dilakukan sambilmengasuh anak, sambil bekerja di kantor.

Kalau teman saya Dedi Padiku sambil nyetir mobil, kalau saya sambil jawab-jawab sms dan telepon atau kadang-kadang sambil jalan-jalan diMall, sambil iktikaf di Mesjid, sambil baca Qur-an. Bisa dilakukan sambilnonton TV, sambil travelling.
Syaratnya 1 buka mata, buka telinga lebar-lebar. Bahkan seluruh panca indera, bagaimana kulit merasakan panas, dingin, sakit. Bagaimana hidung mencium baunya, wanginya, kesegaran udara, dan lain –lain. Intinya sah kepekaan. Selamat bengong!
from mbah gugel


ELOE MAU NONTON BOLE, TAPI JANGAN NONTON BOLE

Oleh: Agung Pribadi

Dulu saya gila bola. (sekarang gila beneran #eh nggak ding)Saya pernah 4 hari tidak tidur karena begadang terus nonton bola. Malam nonton bola, siang nonton diskusi di Metro TV yang saat itu baru berdiri, dan gak kebanyakan iklanin pak brewok. 

Langsung saya disidang oleh sahabat-sahabat saya. “ngapain eloe nonton-nonton bola, ngabisin waktu?! Kalau abis tu eloe produktif, bikin tulian tentang bola sih boleh-boleh aja Tapi mana kenyataannya? Gak ada satupun tulisan tentang bola! Eloe mau nonton bole (boleh) tapi jangan nonton bole (Bola/ sepak bola)” 

Awalnya saya marah. Tapi akhirnya saya sadar. Memang kata-kata sahabat kadang pedes dan menyakitkan. Tapi saya yakin itu untuk kebaikan saya. Dan memang harus sahabat yang menegur, orang lain biasanya tidak berani. 

Ada dua pilihan buat saya. Mengurangi nonton bola. Atau mulai membuat tulisan tentang bola. Saya memilih dua-duanya. Nonton bola saya kurangi, tulisan tentang bola mulai saya tulis. 

Hasilnya? Analisa motivasi yang berdasarkan bola ada di buku saya yang menjadi “National Best Seller” judulnya “Gara-Gara Indonesa” (ini bukan iklan tapi menjelaskan proses kreatif saya menulis yang sekalian promosi hehehe)


Kalau orang-orang di sekitar saya biasanya gila drama Korea. Ya silakan aja asal jadi produktif. Adik Saya, Nuri Novita seperti itu. Seneng drama Korea tapi kemudian cerpennya dimuat di majalah Gadis dan Hai. Novelnya akan diterbitkan Gramedia. Wallau A’lam Bih SShawab.
Tingkah laku kiai tasawuf

Oleh Agung Pribadi

Ada- ada aja tingkah kiai, apalagi kiai yang mendalami tasawuf. Ada kiai punya jawaban sama terhadap semua persoalan hidup.

Setiap ada yang konsultasi, menunggu nya lama berjam-jam, tiba-tiba kiai itu keluar menemui yang konsultasi dan memberikan batakg korek api.

Orang lagi bingung dengan masalah, ternyata jadi tambah bingung. Jawaban biasanya didapat di rumah. “Oooh maksudnya korek api buat ganjel mata malam hari, saya disuruh melek, tahajjud”

Ternyata memang benar, tahajjud itu salah satu jalan keluar dari masalah. Muhammad Al Fatih bisa menaklukkan Konstantinople, salah satunya karena sejak akil baligh tidak pernah meninggalkan tahajjud.

Ada kiai lain yang disebut aneh. Dia selalu makan yang tidak diinginkan. Ketika pengen sop dia makannya sayur asem. Ketika ingin lodeh, dia makannya capcay. “biar tidak dijajah hawa nafsu,” begitu katanya. Subhanallah.

Ada lagi Kiai Alhamdulillah. Dia selalu mengucap Alhamdulillah atas apapun yang terjadi. Bahkan yang orang awam anggap sebagai musibah, dia selalu mengucap Alhamdulillah. Subhanallah. Memang dalam tiap-tiap kejadian selalu ada yang bisa disyukuri.

Ada lagi kiai yang tidur selalu beralaskan rumput dan tikar. Adalagi kiai yang tidak makan garam, sambal, dan makhluk bernyawa.

Sebaliknya Badiuzzaman Said Nursi malah menganjurkan makan buah-buahan yang enak-enak, misalnya apel dan anggur kalau itu membuat kita jadi mengingat Allah dan Surga Allah. Apapun itu, itu adalah metode mendekatkan diri kepada Allah, berdasarkan ilmu warisan dari gurunya atau intuisinya. ADa baiknya mulaii kita pelajari sedkit demi sedikit. Wallahu A’lam Bish Shawab.
Aussie, itu tempat yang paling ingin kukunjungi bersama suami tercinta tentu saja.

Kenapa Aussie?

Hehehehe, izinkan aku tertawa lebih dahulu.

Empat tahun yang lalu, sudah ancang-ancang, ingin menikah di sana. O Mak jauh amat? Yap, karena waktu itu yang ada di pikiranku dan calon suami tentu saja, bagaimana bisa menikah beda agama di Indonesia? hahaha Pikiran yang konyol dan bodoh.

Ternyata Allah memberi jalan lain. Selain karena tak ada uang banyak buat hengkang ke luar negeri, tentu saja Allah membuka hidayah untukku.

Dengan perjalanan yang tidak mulus, akhirnya, aku menjadi seorang mualaf  dan hidup bahagia bersama suami dan anak-anak.

Sekarang keinginan pergi ke Aussie itu sungguh menggebu-gebu.
Ya, namanya juga impian, bolehkan kalau terus diimpikan sambil berjuang mewujudkannya. Semoga ada jalan menuju ke Aussie. Liburan akhir tahun ini barangkali? Who Knows?

Kalau kamu, ingin berlibur kemana?


gambar dari mbah gugel. Asyik kali ya berjemur sambil ditemenin Kangguru yang imut ini hihihihi

Keduanya bercinta dengan penuh gairah di pagi buta, mungkin dengan rasa yang kita gak punya.
Sadar atau tidak kemesraan kita dengan pasangan sedikit berkurang karena hal-hal sepele yang terjadi tanpa kita sadari.

Cobalah memperbaiki keadaan dengan bermesraan bersama pasangan ketika pagi buta, ketika anakanak kita masih terlelap.

Rasakan sensasi berbeda, dengan hal-hal baru dalam berumah tangga.
Jangan pernah mencari kebahagiaan di luar, karena jika kita gali ada banyak cara mencairkan kembali kedekatan bersama pasangan dengan hal-hal baru yang bisa kita ciptakan.

Selamat mencoba, lalu ceritakan bagaimana hasilnya. :)
:rh


Sungguh aku hanya bisa menghela nafas. Panjang. Lagi dan lagi. Apa yang ada di pikirannya? Aku hanya bisa geleng-geleng. Bingung.
Seorang Ibu. Tentu siapa pun dengan jelas bisa menggambarkan seperti apa sosok wanita yang disebut Ibu. Tak perlu kutuliskan secara gamblang. Namun wanita yang satu ini entah bagaimana kudeskripsikan dirinya. Masih bisakah ia kusebut ibu?
Hari-hari ia habiskan di jalanan. Tapi tak seperti yang kau bayangkan. Bukan, ia justru sangat cantik. Rok mini, kadang atasannya tanpa lengan ia kenakan. Rambut panjang tergerai sekedar memamerkan hasil rebondingan. Tak ketinggalan sepatu hak tinggi ujung lancip. Dengan sekotak besar berisi rokok. Ya. Wanita itu spg rokok ternama. Bukan hanya jalanan, ia pun keluar masuk pub, cafe atau mana saja demi menghabiskan jualannya.
Lalu hubungannya apa dengan 'ibu'? Ya, wanita itu ibu dari anakku. Karena aktifitasnya ia tega meninggalkan kakak Yasmine bersama neneknya. Okelah bila ia tiap malam pulang dan memeluk Kakak dalam tidurnya. Tapi ia justru memilih kos. Tanpa Kakak. Ia hanya 'pulang' sebulan sekali. Minimal dua minggu sekali. Kakak sangat butuh pelukan seorang Ibu.
Aku ingin mengambilnya! Tapi lagi-lagi ia berdalih, kakak darah dagingnya!
Sungguh miris. Melihat keadaannya walau hanya lewat sebuah foto, hati ini teriris. Apa yang ia berikan sebagai bekal Kakak kelak? Sebuah kehidupan glamour? Yang hanya dinikmati sesaat?
Ya Allah, aku sungguh tak mengerti. Dengan apa kumenebus kesalahanku? Seandainya aku tak mengijinkan kakak ikut dengannya dulu, pasti kini kakak bahagia bersama kami.
Sekarang aku selalu bermimpi. Kakak menangis memanggilku.
"Bunda, Kakak ikuuuut!"

Tapi sekarang si Ibu itu telah tinggal bersama yasmine, setidaknya hampir satu bulan ini.

Semoga ia menemukan jodohnya dan bisa membuat Yasmine selalu tersenyum.





Kaka Yasmine dan Aa Kahpie

Kepulangan ke Malang, menyisakan luka di hati. Bukan cuma aku, tapi juga Kahpie, Bianca apalagi Ayah. Sesuatu yang kami tinggalkan di Cirebon.
Kakak Yasmine.
Ingatkah kalian tentangnya? Kuingatkan kembali, Kakak Yasmine adalah kakak Kahpie dan Bianca. Yang terpisah sejak dua tahun lalu. Oke aku akui. Karena akulah kami tidak bisa bertemu. Kalian boleh menyalahkanku. Karena pernikahanku dengan ayahnyalah Kakak Yasmine jadi korban.
Tapi bolehkah aku berbicara yang sesungguhnya?
Sejak usianya belumlah genap dua tahun, Kakak Yasmine dan si kecil Kahpie diberikan ibunya padaku. Dan ia memilih ke luar kota untuk mencari kehidupan yang lebih layak sesuai ukurannya. Tak usahlah aku berpanjang lebar. Yang pasti sejak saat itu, aku di panggil Bunda.
Tahukah rasanya menjadi Bunda di saat kalian belum siap? Siap-tak siap, nyatanya di tanganku kedua anak yang tak berdosa kupeluk dan kutimang. Kehidupanku berubah drastis. Ajaib. Naluri keibuanku muncul begitu saja. Dan tanpa ikatan darah di nadi kami menjadi dekat.
Lalu satu saat, Yasmine diambil kembali. Aku berduka apalagi ayahnya. Namun kuberbesar hati. Telah ada Bianca sebagai gantinya. Dalam hati kuberdoa agar kelak kakak Yasmine benar-benar dirawat oleh ibunya.
Ketika kami mengunjunginya tempo hari, betapa miris hatiku. Kakak Yasmine tumbuh namun tak seperti perkiraanku. Airmata menetes dari ayah tatkala melihat keadaan putrinya. Kurus, kecil dan tak terawat. Hatinya memberontak. Ingin membawa serta kakak bersama kami. Namun sang ibu tak mengijinkan. Bahkan ia masih bersikukuh mengambil Kahpie juga.
Dengan berat hati direlakanlah lagi Kakak Yasmine tetap di Cirebon. Sekarang tiap habiskan waktu dengan anak-anak, Ayah selalu berkaca-kaca. Sedih tak ada Kakak. Kerinduannya bak bintang di angkasa, tak terhitung jumlahnya. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Takut salah bersikap. Hanya bisa ikut merasakan kepedihannya. Sebab siapakah yang mampu tersenyum saat kekasih hatinya menyimpan luka sebesar ini?
Seperti siang ini... Video kelucuan Kakak yang sempat terekam dua tahun lebih yang lalu diputar kembali. Di layar ia tertawa tapi kami menahan tangis di dada.
Beberapa waktu yang lalu, suami tercinta berkesempatan mengunjungi Jatim Park 2 (Museum Satwa dan  Batu Secret Zoo) di Batu-Malang. Bersama rekan-rekan kantor dalam acara refreshing. Sayang keluarga gak boleh ngikut. Hihihi, sebel *pasang muka mupeng, padahal dulu udah pernah ke sana wahahaha

Museum Satwa, bangunannya megah dengan gaya Yunani. Di Museum Satwa banyak sekali satwa-satwa yang diawetkan dan fosil purba yang didatangkan dari berbagai penjuru. Seru pokoknya, terlihat hidup dan serasa ada di alam liar.

Di Batu Secret Zoo, merupakan tempat wisata kebun binatang moderen.

Pokoknya seru deh. Ya, sementara foto-fotonya segini dulu yak

Yang mau mengunjungi, yuk ayuk datang ke Batu. tiketnya 75ribu kalau weekend, dan 60ribu kalau hari kerja. 




Pernahkah kau menangkap senja?

Beruntung sekali suamiku menemukan senja yang begitu istimewa, saya yakin kesempatan seperti ini sangat jarang terjadi. 

Melihat rona yang begitu padu, tak seperti senja-senja sebelumnya yang kelabu.
Semoga bisa seperti ini hidup kita.
Indah.


Jadi begini ceritanya...

Sebuah pesan masuk ke inbox aku facebook saya...*cie berasa orang terkenal saja daku hehehe

"Mbak, saya diajarin nulis donk... Pengen bisa seperti mbak deh."

Hehehe, teman-teman, saya buka rahasia ya, saya ini gak pintar menulis. Hanya punya keinginan untuk terus belajar menulis lebih baik lagi. Tulisan saya sebenarnya kacau balau, hanya keluhan semata. Tapi alhamdulillah, kalau tidak sedikit yang terinspirasi untuk menulis.

Jadi ingin mengadakan giveaway nih. Hadiahnya tak seberapa. Pulsa 10 atau 20 cukup kan :D

Nah, rencananya, giveaway ini akan diadakan setiap minggu pertama di awal bulan.
Temanya bisa apa saja. Lumayan kan buat belajar :D

Untuk Part 1 ini temanya: Sarapan Pagi.

Silakan posting tulisan tentang itu di blog kamu ya. Mulai tanggal 1-6 April 2014
Jangan lupa backlink website ini dan pasang gambar ini di akhir postingan blogmu ya :)




Saya tunggu :)
Yang Ngisi GiveAway

Deklia Elianur dalam Rasa yang tak seharusnya

Griyahanifa dalam Lelah

Kinarakelana dalam Semangkuk Opor

Umiyumna dalam Kopi Darat

Shilpa dalam Semua yang hilang akan tergantikan

Bunda Asih dalam Sebongkah Rahasia

Eyang Wiro Toraja dalam Ganteng itu Tinggi


Setelah membaca dan meresapi, akhirnya, hati saya memilih.... Eng Ing Eng Jreng jreng....

Pemenang 1. Deklia Elianur Mendapat 1 buah buku Keping Hati
Pemenang 2. Shilpa Mendapat pulsa 20.000
Pemenang 3. Kinarakelana Mendapat pulsa 20.000


Para pemenang hubungi fb Rina Rinz ya :)
Huff, sebenarnya semua cerita bagus, hanya saja yang masuk ke hati dan klik ya itu dia... hehehe
Jangan berkecil hati ya

Siapa tahu ada kesempatan baik lagi nanti

terimakasih sudah ikut berpartisipasi.

PUBLIKASIKAN KARYAMU DI LOVRINZ!

BERSAMA LOVRINZ KARYA ANDA NYATA DALAM GENGGAMAN

JADILAH ABADI